Suara Denpasar - Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dikenal sosok yang kontroversial. Maka wajar saja, tingkah lakunya kerap disorot dari dulu hingga kini.
Dalam penelusuran denpasar.suara.com, pria yang kini digugat cerai oleh istrinya Anne Ratna Mustika ini dulunya disebut-sebut sebagai orang yang suka dengan urusan klenik.
Bahkan, hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometer pada tahun 2017 silam menyebutkan Masyarakat di Jawa Barat yang tidak suka kepada Dedi Mulyadi, karena penampilannya mirip paranormal mencapai 16,7 persen.
Sedangkan mereka yang tak suka dengan alasan Dedi adalah orang sombong mencapai 8,4 persen.
Selain itu, survey kinerjanya kurang bagus yang juga mencapai 16,7 persen, tidak berpengalaman 8,4 persen, dan jarang turun ke daerah mencapai 8,3 persen.
Salah satu contoh klenik yang pernah Dedi Mulyadi lakukan adalah membangun Taman Sribaduga yang dulunya adalah kawasan wisata Situ Buleud.
Di Taman itu, Dedi melakukan pembangunan besar - besaran, namun setelah itu, warga diberikan batasan untuk mengunjungi taman tersebut.
Begitu juga saat Ia masih menjadi Bupati Purwakarta, kota yang dipimpimnya itu banyak dibuatkan patung yang mencirikan berbau klenik Jawa - Sunda.
Seperti membuat Kereta Kencana di Pendopo Kabupaten Purwakarta, dan diberi kemenyan serta sesajen setiap hari.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2022: Bungkam Denmark, Prancis Kantongi Tiket Babak 16 Besar
Lalu dibawa keliling Purwakarta setahun sekali saat acara Festival Budaya, dengan dalih untuk membawa keliling Nyi Roro Kidul buat keberkahan dan keselamatan Purwakarta.
Untuk pepohonan, dia mengiasi dengan kain hitam putih, sama seperti kain 'poleng' seperti yang ada di Bali. Ia sebut itu sebagai simbol keberkahan.
Yang paling kontoversial, selamat menjabat Dedi Mulyadi membuat kebijakan dengan larangan berpacaran atau bertamu di atas jam 9 malam.
Bagi pelanggar, atau masyarakat yang tidak patuh terhadap aturan tersebut, akan dihukum secara adat. Misalnya dengan diusir dari desanya dalam beberapa bulan, atau membayar denda dengan nominal yang ditentukan.
Selain itu, akan dipasang juga kamera pengintai CCTV di setiap perbatasan desa. Sehingga peraturan tersebut dapat terealisasi dengan baik.
Kebijakan lainnya yang cukup menimbulkan kontroversi di kalangan pengusaha kecil adalah larangan usaha "online game" dan PlayStation.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
Kapal Pengangkut Sapi Tenggelam di Kalaotoa Saat Subuh, Puluhan Ternak Tak Terselamatkan
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
Kelangkaan Solar Disebut Mulai Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Laris Sepanjang Mei 2026, Kamu Punya yang Mana?
-
Dicekik hingga Posel Disita, LPSK Ungkap Kondisi Trauma Mendalam Mantan ART Erin Taulany