Suara Denpasar - Ada yang unik dan menarik perhatian yang dilakukan para kepala dinas hingga Bupati di lingkungan Pemkab Tabanan.
Mereka berhias diri dengan menggunakan pakaian ada khas Bali, demi mengikuti pagelaran parede budaya saat momen rangkaian Hut Kota Tabanan ke-529. Tak kalah menariknya mereka berjalan bak model fashion week.
Saat berjalan dari Bupati Tabanan hingga Kepala OPD tersebut membuat para warga yang menonton bertepuk tangan dan bergembira. Pasalnya pagelaran budaya itu, bukan hanya menampilkan kesenian dan kebudayaan semata.
Melainkan sejumlah kepala OPD hingga Bupati ingin agar masyarakatnya senang disaat perayaan Hari Ulang Tahun Kota Tabanan.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama istrinya Ny. Rai Wahyuni Sanjaya tampak sangat serasi memakai Payas Agung Modif, sementara Kepala OPD di lingkungan Pemkab menggunakan pakaian adat Bali serta tokoh pewayangan. Pagelaran parade budaya itu mengambil konsep “Bhineka Tunggal Ika”.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan parade budaya Nusantara ini sangat penting dilakukan kedepannya, bukan hanya untuk melepas dahaga masyarakat yang haus akan hiburan tetapi juga untuk menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Buktinya UMKM salon kecipratan rezeki.
“Kami yang ikut merias diri, demi memeriahkan Hut Kota Tabanan disaat parade budaya digelar,” jelasnya.
parade ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT Kota Tabanan yang kembali dilaksanakan setelah dua tahun absen akibat pandemi COVID-19.
“Inti (pelaksanaan) parade ini meliang-liang (bersuka cita),” kata Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat membuka parade budaya di tenda VIP, Jalan Gajah Mada.
Baca Juga: Korban Gempa Cianjur Keluhkan Sembelit Akibat Bantuan Mie Instan yang Melimpah
Dengan konsep itu, ia berharap masyarakat Tabanan bisa memperoleh hiburan setelah dua tahun lamanya pandemi COVID-19 membatasi mobilitas masyarakat dalam berbagai lini kehidupan.
“Sekarang momennya untuk euforia. Meliang-liang. Masyarakat kita haus akan hiburan,” ujar Sanjaya saat memberi sambutan didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan.
Sanjaya menambahkan, parade budaya juga diharapkan memberi ruang dan waktu bagi para seniman di Tabanan untuk menghidupkan kembali aktivitas berkesenian dan kebudayaan.
“Sewajarnya dan sepatutnya kita terus memberi ruang dan waktu bagi para seniman untuk menyuguhkan dan menghidupkan lagi aktivitas berkesenian dan kebudayaan di Tabanan,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Hanya Ada 2 Siswa Baru: Guru SDN 2 Plandaan Rela Iuran Demi Beli Seragam
-
Park Jung Min Resmi Bintangi Film Biografi Shin Hae Chul Berjudul To You
-
Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung
-
Temon Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Siang Ini, Jenazah Lebih Dulu Disemayamkan di GPIB Effatha
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Minimnya Hilirisasi, Usulkan Cold Storage di Pelabuhan Cilacap
-
Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta
-
Naoko: Luka Kehilangan Orang Tersayang Dibalut Misteri Tak Masuk Akal
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Little House on the Prairie: Sebuah Mahakarya Klasik yang Hidup Kembali
-
Wanita di Padangsidimpuan Tipu 51 Warga Modus Investasi, Kerugian Rp400 Juta