Suara Denpasar - Rocky Gerung memang seseorang akademisi yang juga penuh kontroversi. Pernyataan dan komentarnya kerap membuat telinga elit politik dan pemerintah memerah.
Tak kalah menarik adalah pandangannya soal ganja yang harusnya juga dilegalkan di Indonesia.
Dari akun media sosial (medsos) pribadinya, sebuah video menggambarkan Rocky Gerung sedang memanen ganja di pegunungan Himalaya.
"Ini temen-temeng saya sedang panen ganja," begitu katanya dam yang video juga tayang di @RGTV tesebut dikutip denpasar.suara.com, Kamis (1/12/2022).
Tanaman ganja yang dipetik akademisi jebolan Universitas Indonesia (UI) itu sudah terbilang siap panen. Tingginya, melebihi tinggi badan jomblo satu ini.
"Ini bukan kriminal, kalau di sini legal untuk bumbu masak dan pengobatan," terang dia. "Mudah-mudahan Indonesia mengikuti tradisi ini. Legalize itu," tukas dia.
Untuk diketahui, Indonesia diakui atau tidak juga memiliki sentra ganja yang secara tradisional memang dikenal oleh masyarakat untuk bumbu masakan.
Di Aceh misalnya. Ganja Aceh bahkan menjadi salah satu varitaa ganja terbaik di dunia. Di sisi lain, beberapa negara juga mulai melegalkan ganja untuk alasan medis dan wisata.
Bahkan, di negara maju seperti Amerika dan Australia berlomba-lomba menciptakan dan menyilangkan beragam jenis ganja untuk menemukan jenis terbaik. Sementara di Indonesia, ganja masih masuk daftar narkoba dan dilarang peredarannya. ***
Baca Juga: Rocky Gerung Puji Power Emak-emak Dukung Anies, Sindir Ganjar Gunakan Event Organizer
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
Terkini
-
Jelang Demo 27 Agustus, DPR Klaim Aktivitas Parlemen Tetap Berjalan Normal
-
Rektor Unsoed Tersandung Kasus Korupsi, Pengamat Desak Evaluasi Sistem Pendidikan
-
Media Belanda Bongkar Efek Dahsyat Ole Romeny dan Justin Hubner, Fortuna Sittard Ketiban Berkah
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
DPR Janjikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember, AMPB Mau Bukti Tertulis
-
Tangani Dampak Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Layanan Adminduk Hingga Bantuan Presiden Berjalan
-
Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres
-
Demo di Depan DPR Besok, Polda Metro Jaya Sebut Belum Ada Surat Pemberitahuan yang Masuk
-
European Leagues Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA
-
Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar