Suara Denpasar – Bertolak belakang! Berhutang besar hingga dibeberkan Ambu Anne, Dedi Mulyadi jadi ayah bagi si miskin papa.
Berita mengenai dua tokoh masyarakat Purwakarta masih berlanjut hingga saat ini, Dedi Mulyadi jadi berita di media-media.
Tidak hanya tentang perceraiannya yang banyak dicari warganet, berita tentang kedermawanannyapun jadi sorotan.
Karena Dedi Mulyadi sering membagikan pengalaman uniknya saat berbagi, melalui kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Seperti suatu hari, ia melihat sepasang suami istri muda yang tengah mengendarai motor tuanya dengan membawa dagangan.
Dedi Mulyadi mencegat mereka di tengah jalan dan mengajak keduanya mengobrol di pinggir jalan, hingga memberinya modal usaha.
Pasangan muda itupun tersipu malu saat digoda Dedi Mulyadi, seraya menceritakan perjalanan perkawinannya yang baru seumur jagung.
Mereka juga membeberkan keuntungan dari penjualan yang mereka lakukan, mirisnya, barang dagangan itu bukan miliknya.
Artinya, mereka sebetulnya bekerja untuk menjualkan semua dagangan itu untuk mencari sesuap nasi bersama sang istri.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Diserbu Emak-emak Saat Bagikan Celana Dalam, Kok Tahu yang Kami Butuhkan
Tapi dibalik kisah kedermawanan sang ayah bagi si miskin papa itu, Dedi Mulyadi ternyata dikabarkan memiliki hutang besar.
Hal itu terkait jabatan yang pernah diamanahkannya saat menjadi bupati Purwakarta, ‘aib’ itu ternyata berasal dari ambu Anne.
Sang istri, Anne Ratna Mustika, menggugat cerai dirinya setelah menjabat sebagai bupati Purwakarta, menggantikan dirinya.
Ambu Anne mengatakan bahwa bupati sebelumnya telah meninggalkan hutang Dana Bagi Hasil Desa (DBH) miliaran rupiah.
Dedi Mulyadi tak menafikkan hal itu, tapi ia memiliki jawaban telah atas pernyataan ambu Anne yang diucapkannya pada sebuah acara.
"Memang meninggalkan hutang pemerintah daerah, tapi kalau dari sesi kalkulasi ekonomi itu sebenarnya negara diuntungkan,” ungkapnya.
“Karena kalau pembangunan dilaksanakan sekarang, maka harga-harganya menggunakan 2017," tambahnya dalam kanal YouTube KDM Channel. (Dinda/*)
Berita Terkait
-
Ketahuan! Sudah Jelekkan Suami, Utang DBH Desa Era Bupati Dedi Mulyadi Ternyata Demi Ambu Anne Sendiri
-
Memalukan! Terungkap Begitu Perasaan Dedi Mulyadi Soal Cerai, Tertawakan Diri Sendiri Karena Digugat Istri
-
So Sweet..Ambu Anne Masih Simpan Banyak Kenangan Manis Bareng Kang Dedi Mulyadi, Ada Video Kecupan Sayang, Masih Cinta?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman