Suara Denpasar - Ternyata ada alasan tersendiri mengapa Dedi Mulyadi seringkali tidak hadir dalam persidangan gugatan cerai yang dilayangkan oleh sang istri, Anne Ratna Mustika.
Selain karena kesibukan, Dedi Mulyadi tampaknya memang enggan meluangkan waktu untuk mengurusi sidang gugatan cerai itu.
Hal ini nampak dari tidak adanya kesungguhan Kang Dedi dalam setiap agenda sidang.
Baru-baru ini terungkap bahwa bagi Kang Dedi perceraian adalah sesuatu hal yang memalukan.
Dilansir Suara Denpasar dari YouTube Lembur Pakuan Channel, ia menyampaikan hal ini tatkala sedang mengantarkan seorang anak yang membutuhkan perawatan medis.
Anak bernama Saeful ini adalah anak laki-laki yang memiliki kelamin ganda. Untuk itulah Kang Dedi membantunya untuk bisa mendapatkan perawatan medis lantaran orangtuanya belum pernah memeriksakan kondisi kelainan sang putra.
Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Kang Dedi mencoba berbincang dengan Saeful yang kini duduk di kelas 3 SD.
Kang Dedi bertanya banyak hal salah satunya soal kemana orangtuanya selama ini.
Saeful yang polos menjawab bahwa orangtuanya telah bercerai sejak ia berumur 6 tahun.
Terkejut, Kang Dedi tampak tak menyangka atas kondisi prihatin yang dihadapi Saeful sejak ia kecil.
Kang Dedi lantas mengatakan agar jangan sampai pasangan yang telah menikah sampai berujung cerai karena hal itu memalukan.
"Jangan cerai dong, memalukan," tegasnya.
Kang Dedi yang kini juga tengah menghadapi gugatan cerai dari Ambu Anne lantas mencoba ngeles akan kondisinya.
"Aku bukan cerai tapi digugat, beda dong,” tuturnya sembari tertawa.
Kang Dedi juga pernah menyampaikan bahwa menghadiri sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama baginya adalah sebuah kesia-siaan.
Selain menyia-nyiakan waktu, hal itu juga dianggapnya menyia-nyiakan hati.
"Ya, perjalanan menuju tempat (PA) yang sia-sia itu, hanya menyia-nyiakan waktu, hanya menyia-nyiakan hati," jelas Dedi Mulyadi.
Berita Terkait
-
Ambu Anne Nyinyir Soal Hutang di Depan Umum, Dedi Mulyadi Balas Telak: Ngga apa-apa Saya Miskin!
-
Ambu Anne Kaget Saat Pertama Kali Menikah dengan Kang Dedi Mulyadi, Sering Protes: Kok...
-
Playing Victim? Ambu Anne Sindir Gedung Kembar Diserobot, Dedi Mulyadi Sadar Diri dan Minta Maaf Sudah Jadi Beban
-
Kang Dedi Sudah Nyerah dengan Ambu Anne? Ungkap Kebingungannya Jika Harus 'Pergi': Mau Kemana..
-
Dedi Mulyadi Pernah Curhat ke Gus Miftah Akan Ditinggal Istri Jika Terjadi Ini, Jadi Alasan Ambu Anne Kini Gugat Cerai?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Penjelasan Unhas Terkait 28 Mahasiswa Disebut Diskor Karena Kritik Program MBG
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Kasus BPK Sumsel: Ini Daftar Tersangka dan Pihak yang Masih Diperiksa KPK
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?