Suara Denpasar - Manajemen Madura United FC mengkritik pola lanjutan Liga 1 yang dinilai tanpa persiapan matang.
Tim yang dijuluki Laskar Sape Kerrap ini akan berhadapan dengan PSIS Semarang hari ini Senin (5/12/2022) kick off pukul 15.30 WIB.
Namun manajemen justru menerima surat dari pihak operator pertandingan PT. LIB, pada Sabtu malam (3/12/2022).
Surat tersebut dikirim via elektronik, Madura United dijadwalkan bersua dengan PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo.
Direktur PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Ramli mengkritik pemberitahuan yang dilakukan secara mendadak ini dan mengatakan timnya sempat kesulitan untuk mendapatkan tiket pesawat maupun kereta api.
“Kami menerima surat itu sekitar pukul 21.00 WIB dan kami langsung mencari tiket pesawat yang menuju Yogyakarta, karena disana bakal tinggal selama sisa kompetisi putaran pertama pasca tragedi Kanjuruhan, akan tetapi tidak bisa. Tiket kereta api juga tidak bisa,” kata Zia di Pamekasan Jawa Timur, dikutip dari ANTARA.
Sehingga ia menuturkan jika lanjutan Liga 1 pasca tragedi Kanjuruhan ini terkesan seperti laga ‘tarkam’. Padahal menurutnya, semua pihak dari Presiden RI dan Menpora berharap lanjutan Liga 1 berjalan lebih baik, taat aturan dan lebih berkualitas.
“Yang barusan terjadi ini, seolah LIB tidak menjalani ketentuan yang mereka buat. Izin pertandingan dari aparat kan seharusnya jauh hari sebelumnya dan pemberitahuan pada klub juga seperti itu,” lanjutnya.
Selain itu, Zia menuturkan jika hingga sekitar pukul 11.25 WIB Minggu siang tim Madura United masih belum mendapatkan hotel. Sehingga manajemen Laskar Sape Kerrap langsung melayangkan protes pada operator agar menunda waktu pertandingan.
Baca Juga: Selain Tanpa Carlos Fortes, PSIS Belum Penuhi Harapan Panser Biru dan Snex Kontra Madura United
“Kalau kompetisi digelar besok, yakni pada 5 Desember 2022, tim kami jelas tidak bisa menggelar official training karena perjalanan darat dari Pamekasan ke Yogyakarta membutuhkan sekitar sembilan jam waktu normal,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih kepala Madura United Fabio Lefundes mengatakan timnya siap untuk menghadapi PSIS Semarang meski baru berlatih beberapa hari saja.
“Kita baru saja kembali dari libur panjang dan baru latihan beberapa hari saja, tapi kita tetap siap untuk main besok. Kita datang dengan niat bermain lebih dari seorang lelaki,” ujarnya dalam sesi Press Conference. (**/pratama)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek