Suara Denpasar - Persebaya Surabaya akan menjalani pertandingan pekan ke-12 BRI Liga 1 menghadapi PS Barito Putera sore ini Selasa (6/12/2022) kick-off pukul 15.30 WIB.
Saat ini Bajul Ijo, julukan Persebaya Surabaya, berada di papan tengah klasemen sementara. Tim asuhan Aji Santoso ini bertekad untuk melanjutkan tren positif.
Sebelum Liga 1 terjeda, Persebaya Surabaya mendapat kemenangan di kandang Arema FC pada 1 Oktober lalu.
Kemenangan ini sekaligus memecahkan rekor Persebaya yang tak pernah menang di kandang Singo Edan selama 20 tahun.
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso bertekad untuk melanjutkan misi kebangkitan di laga menghadapi PS Barito Putera nanti. Ia mengatakan tim nya telah banyak berbenah.
Bajul Ijo telah memanfaatkan momen penundaan Liga 1 selama 2 bulan lamanya untuk memperbaiki fisik dan taktik.
“Pertama-tama kita syukuri sepak bola bisa kembali dijalankan setelah sekian lama berhenti. Kami sudah siap menghadapi Barito. Baik fisik dan taktik sudah dipersiapkan, kami juga sudah official training sore tadi. Semoga besok bisa meraih hasil positif,” kata Aji Santoso, seperti dikutip dari laman resmi klub, Selasa (6/12/2022).
Bila dilihat dari klasemen, Persebaya Surabaya yang berada di posisi ke-11 sementara terpaut jauh dari Barito Putera yang kini menempati papan bawah urutan ke-17.
Dari 10 pertandingan, PS Barito Putera hanya mendapat satu kemenangan dan dua kali imbang, sementara tujuh lainnya berupa kekalahan.
Baca Juga: Jurnalis Denpasar Jalan Mundur Tolak Pasal Bermasalah Dalam RKUHP
Kendati demikian, Aji Santoso tak ingin jemawa. Ia tak ingin memandang lawannya sebelah mata, lantaran menurutnya tim papan bawah kerap kali memberi kejutan dengan semangatnya untuk keluar dari zona degradasi.
Apalagi kini PS Barito Putera telah memiliki juru taktik anyar yakni Rodney Goncalves yang pada laga perdananya mampu menyelamatkan tim asuhannya dari kekalahan.
“Saya tidak bisa menilai kekuatan Barito yang sekarang karena pelatih mereka baru. Mereka juga punya pemain yang bagus di tendangan bebas dan banyak pemain berkualitas lainnya. Tapi yang pasti saya tidak akan menerapkan man to man marking. Kita mewaspadai mereka sebagai tim,” ujarnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Diminta Dikembalikan ke Negara, Segini Tarif Main di Lapangan Golf Senayan Ottolima
-
Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit
-
Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'
-
Bukan Sekadar Superhero: Sisi Gelap Spider-Noir yang Menampar Realita
-
Lapak Penjual Kelapa di Area Benteng Rotterdam Makassar Direlokasi
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela