Suara Denpasar - PSIS Semarang dalam laga lanjut pekan ke-12 BRI Liga 1 2022/2023, Senin 5 Desember 2022 berhasil menorehkan hasil positif.
PSIS Semarang dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan Solo sore kemarin mampu menghancurkan pertahanan Madura United.
Dimana, PSIS Semarang yang sebelumnya berada di papan tengah ini mampu unggul 3-0 atas klub papan atas, Madura United.
Kemenangan tersebut tentu menjadi modal awal untuk kebangkitan PSIS Semarang yang selama 10 pekan sebelumnya performanya kurang maksimal.
Namun sayangnya, dalam kemenangan perdana di laga lanjutan ini, sosok Rp5,21 miliar milik PSIS Semarang ini namanya tidak lagi menghiasi daftar susunan pemain, baik pemain inti maupun cadangan.
Padahal sebelumnya dalam 10 laga sebelumnya sosok Rp5,21 miliar yang saat ini masih berusia 28 tahun tersebut selalu dimainkan penuh.
Mungkinkah sosok Rp5,21 miliar ini sudah dipinggirkan atau dicoret dari daftar pemain PSIS Semarang?
Adalah Alie Sesay. Nama Alie Sesay sebelum jeda kompetisi akibat tragedi Kanjuruhan sudah sering menjadi perbincangan terutama di kalangan suporter PSIS Semarang lantaran penampilannya tidak sesuai dengan ekspektasi.
Bermain untuk PSIS Semarang, Alie Sesay dinilai tak mampu menjaga pertahanan Laskar Mahesa Jenar karena selama ini kerap kebobolan.
Baca Juga: Waspada! Simak Jenis-jenis Penipuan Online dan Cara Mengatasinya
Atas hal tersebut, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi melalui kanal YouTube pribadinya sempat memberikan jawaban terkait keluhan supporter tersebut.
Yoyok Sukawi menyebut pihaknya sudah mencari pengganti untuk Alie Sesay, karena penampilanya selama ini sudah tidak tertolong lagi.
Kalau Alie Sesay berat memang, udah tidak tertolong, memang dia harus kita ganti dan kita lagi cari penggantinya,” kata Yoyok Sukawi.
Meski dapat dipastikan dicarikan pengganti, namun manajemen dalam hal ini tidak bisa langsung mengakhiri kerjasama dengan Alie Sesay.
Pasalnya, Alie Sesay terikat kontrak selama dua tahun dengan PSIS Semarang sejak didatangkan dari Persebaya Surabaya.
“Alie Sesay kontrak sama kita dua tahun, pemain bola itu kalau kontrak dua tahun dipecat tengah jalan itu gak bisa,”jelasnya.
Sehingga pilihannya, Alie Sesay hanya dikeluarkan dari daftar pemain tapi statusnya masih bagian dari PSIS Semarang serta masih berhak mendapatkan haknya, salah satunya berupa gaji.
“Memang pemain bola gitu gak bisa dipecat, kalau dipecat , gak dibayar, PSIS yang dihukum FIFA jadi Alie Sesay kalau dicoret dia akan keluar, dia statusnya gantung,” jelasnya lagi. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian
-
Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi
-
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana
-
Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste
-
The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara