Suara.com - Akhir-akhir ini viral modus penipuan berkedok kurir paket. Modus penipuan dimulai dari pesan masuk melalui WA dan penerima harus menekan link foto. Kalau sudah begitu, hal buruk bisa terjadi. Maka sebaiknya berhati-hatilah terhadap berbagai jenis penipuan online yang kian marak beredar.
Banyak jenis-jenis penipuan online yang marak terjadi di era teknologi ini. Ada beberapa oknum yang mencoba memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan keuntungan finansial demi kepentingan mereka sendiri. Ingin tahu apa saja jenis penipuan online? Silahkan simak list di bawah ini agar Anda bisa berhati-hati.
1. Peniru Situs Web Pemerintah
Ada beberapa bentuk penipuan yang melibatkan situs web yang dirancang agar terlihat seperti situs web resmi pemerintah. Mereka membebankan biaya kepada Anda untuk memproses atau memperbarui dokumen resmi seperti paspor atau visa, SIM, STNK, dan lain sebagainya.
Ada juga yang memanfaatkan lowongan kerja CPNS, pegawai BUMN, dan lain-lain. Hal yang mencurigakan dari perkrutan lowongan kerja dari situs mirip situs web pemerintah adalah ujung-ujungnya Anda akan diminta membayar biaya administrasi dan lain-lain. Anda harus hati-hati, sebab lowongan kerja CPNS dan Pegawai BUMN tidak memungut biaya sama sekali.
2. Penipuan melalui aplikasi kencan
Tidak hanya ada aplikasi sosial media untuk jejaring sosial seperti WhatsApp, Telegram, atau Instagram di dunia ini. Namun, ada juga situs kencan. Oleh karenanya, ada beberapa penipu online yang memanfaatkan aplikasi kencan itu untuk mendapatkan detail pribadi atau uang dari orang-orang. Ingat, bahwa penipu dari situs kencan ini biasanya tidak memandang jenis kelamin, seksualitas, ras, atau usia tertentu.
3. Email phishing
Trik umum yang digunakan scammers adalah mengirimi Anda email palsu yang berpura-pura berasal dari bank Anda atau organisasi lain yang Anda percayai seperti Paypal, Gojek, Ovo, dan lain-lain.
Baca Juga: Inovasi Kurir Paket, Bawa Speaker dan Mic untuk Panggil Pelanggan
Email ini akan meminta Anda untuk mengunjungi situs web dan masuk dengan detail akun Anda. Situs ini terlihat seperti situs web bank Anda, tetapi sebenarnya adalah situs palsu yang dibuat oleh penjahat untuk mendapatkan informasi detail Anda.
4. Situs Pemesanan Akomodasi Liburan Online
Penipu juga bisa membuat situs pemesanan dan akomodasi liburan online untuk menipu pelanggan yang tidak curiga agar membayar akomodasi yang tidak tersedia atau tidak ada.
Seringkali korban menyadari bahwa mereka telah ditipu ketika mereka tiba di akomodasi atau tujuan wisata mereka dan tidak menemukan pemesanan yang dilakukan di hotel terkait.
5. Penipuan pengiriman paket
Modus operandi penipuan pengiriman paket dimulai dari pesan masuk mengatasnamakan perusahaan pengiriman. Oknum penipu mungkin akan meminta Anda untuk mengirimkan alamat rumah secara lengkap sekaligus untuk membayar sejumlah uang dan diberi tahu bahwa paket akan dikirim pada hari yang sama.
Cara Mencegah Penipuan
Ada beberapa cara mencegah kita terkena tipuan secara online tersebut di atas. Berikut ini beberapa tips untuk mencegah terkena penipuan secara online.
1. Apabila ada pesan masuk yang berkata Anda mendapatkan paket, tapi Anda tidak sedang belanja maka sebaiknya tanyakan dulu ke kerabat apakah ada yang mengirimkan paket untuk Anda.
2. Apabila pesan masuk mengatakan Anda mendapatkan giveaway, coba ingat dulu apakah Anda pernah ikut giveaway dari event tertentu dan ada pemberitahuan bahwa barang/hadiah akan dikirimkan kepada Anda. Pastinya pihak penyelenggara giveaway melakukan pemberitahuan kepada Anda supaya Anda tahu kapan hadiah tersebut datang.
3. Kalau ada nomor tak dikenal masuk ke handphone Anda dan mengatasnamakan perusahaan ekspedisi kilat, sebaiknya Anda tidak langsung menanggapi. Anda cermati dulu kalimat per kalimat dari pesan yang masuk.
4. Sebelum Anda membeli sesuatu secara online, catat alamat, nomor telepon, dan detail kontak lain dari perusahaan atau penjual tempat Anda membeli. Jangan hanya mengandalkan alamat email. Jika Anda tidak yakin tentang perusahaan atau penjual tersebut, lebih baik jangan dilanjutkan.
5. Berbelanjalah di toko online resmi perusahaan dan merek tepercaya yang memiliki reputasi kuat.
Demikian yang dapat disampaikan dari jenis penipuan online. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak