/
Selasa, 06 Desember 2022 | 16:24 WIB
Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi (Kolase Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Wanita yang akrab disapa Ambu Anne, yakni Bupati Purwakarta sampai saat ini masih saja berseteru dengan suaminya, Dedi Mulyadi atau Kang Dedi.

Bupati yang mempunyai nama lengkap Anne Ratna Mustika itu menggugat cerai Dedi Mulyadi dengan alasan dirinya kerap tak diberi nafkah oleh suaminya itu.

Selain alasan tersebut, Ambu Anne juga mengaku bahwa dirinya kerap menerima KDRT secara psikologi.

Akan tetapi, Kang Dedi tidak mengiyakan alasan tersebut. Dirinya menepis alasan dirinya digugat cerai oleh Ambu Anne.

Bahkan, Kang Dedi mengaku bahwa sikap Ambu Anne tak sama dengan ciri seorang istri yang sedang mengalami KDRT psikologi menurut undang-undang.

Ia menyebutkan salah satu ciri seorang istri mengalami KDRT psikologi yakni tidak ada kepercayaan diri.

Namun, menurut Kang Dedi, sikap Ambu Anne sangat bertolak belakang dengan hal tersebut.

"Menurut saya Ambu Anne sebagai bupati saat ini PD (percaya diri)," ucap Kang Dedi.

Sementara itu, bak telah ikhlas dirinya digugat cerai oleh Anne Ratna Mustika, Kang Dedi sempat mengatakan bahwa dirinya harus menerima keadaan.

Baca Juga: Drama Pengesahan RKUHP: Puan Tak Hadir, Pimpinan DPR Disebut Diktator

"Ya hidup harus dijalani dengan tenang dan lapang dada dan kita harus menerima apapun dalam hidup ini, sudah kehendak Allah," katanya.

"Kita nggak boleh nolak, karena suatu peristiwa pasti ada hikmahnya pada suatu saat," sambungnya.

Lebih lanjut, Kang Dedi memberikan perumpamaan dalam kehidupan.

"Hari ini kita menangis, besok bisa jadi kita tertawa bahagia," tuturnya.

"Hari ini kita tertawa bahagia, bisa jadi kita besok menangis," tukasnya.***

Load More