- BMKG mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di Jabodetabek pada Kamis (5/2/2026) siang.
- Dampak awal cuaca ekstrem ini terpantau signifikan sejak pukul 12:40 WIB, meliputi Jakarta Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Bogor.
- BMKG memprediksi kondisi ini akan meluas hingga hampir seluruh Jakarta dan berlangsung hingga diperkirakan pukul 14:40 WIB.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang mengintai wilayah Jabodetabek pada Kamis (5/2/2026) siang.
Wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Berdasarkan pantauan radar cuaca, kondisi atmosfer yang kurang bersahabat ini mulai terjadi secara signifikan pada pukul 12:40 WIB.
Sejumlah titik di Jakarta Selatan seperti Kebayoran Lama, Cilandak, dan Pesanggrahan menjadi wilayah awal yang merasakan dampak cuaca ini.
Tidak hanya Jakarta, wilayah Kabupaten Tangerang seperti Pasar Kemis, Rajeg, hingga Sepatan juga masuk dalam zona waspada utama.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Bogor yang meliputi Cisarua, Megamendung, hingga Cigombong pun terpantau jadi kawasan titik mula hujan lebat.
BMKG memprediksi bahwa sebaran hujan ini akan meluas ke hampir seluruh sudut ibu kota, termasuk Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.
Pergerakan awan konvektif juga dilaporkan menuju wilayah Bekasi, Depok, hingga ke titik terjauh di Tangerang Selatan.
BMKG memperingatkan bahwa durasi cuaca ekstrem ini tidak akan berlangsung singkat dan meminta warga untuk tetap waspada.
Baca Juga: Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14:40 WIB," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk mencari tempat berlindung yang aman, guna menghindari risiko pohon tumbang atau sambaran petir.
Para pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang yang berkurang serta potensi genangan air di beberapa ruas jalan protokol.
Berita Terkait
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Waspada! Daerah Ini Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Minggu Ini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara