Suara Denpasar – Perlahan demi perlahan terus terjawab sebenarnya soal hutang dana bagi hasil (DBH) yang dilontarkan Bupati Anne Ratna Mustika belum lama ini. Anne Ratna menyebut sebesar Rp 28 miliar hutang mantan Bupati Purwakarta yang juga suaminya Dedi Mulyadi harus dia bayarkan.
Sebelumnya Menurut Sekda Purwakarta Norman Nugraha, hutang DBH ini telah melalui audit badan pemeriksaan keuangan Negara. Dan tercatat sebagai hutang pemerintah Kabupaten Purwakarta. Sehingga pemerintah kabupaten berkewajiban membayarkan dana bagi hasil kepada desa.
Dari Rp 28 miliar sisa hutang hanya Rp 19,7 miliar, karena dua tahun 2017-2018 sudah dibayarkan. Tetapi tahun 2019-2020 karena Covid-19 tidak mampu dibayarkan, karena harus refocusing anggaran.
“Sekarang 2022-2023 belum ada anggaran, mudah-mudahan 2024 bisa dibayarkan sisa hutang DBH itu,” ungkap Sekda Norman Nugraha.
Namun dari sisi Dedi Mulyadi ada fakta menarik soal hutang DBH. Dedi Muyadi menyebut hutang DBH ini adalah untuk menuntaskan masalah pembangunan di Kabupaten Purwakarta saat dirinya terkahir menjabat sebagai Bupati Purwakarta tahun 2017 lalu.
“Kita tahu tahun 2017 tahun saya terakhir memimpin, dan saya tahu 2018 kepemimpinan dijabat Pjs sementara, dan biasanya pada tahun itu, uang itu tidak digunakan optimal,” tutur Dedi Mulyadi.
“Sehingga saya genjot pembangunan dan saya dorong infrastruktur sehingga saya selesai jadi bupati tidak lagi punya hutang pembangunan. Saya tidak lagi punya hutang pembangunan,” sambung Dedi Mulyadi.
Namun apa yang terjadi setelah pembangunan tuntas dikerjakan, produknya dinikmati oleh publik, jalan, pembangunan dan semua tertata dengan baik.
Tetapi dari kalkulasi ekonomi soal hutang DBH itu negara diuntungkan, karena pembangunan tahun 2017, maka harga semen, harga bahan bangunan dan material pakai tahun 2017. Sehingga pembayaran hutang pakai angka harga satuan material bangunan pakai tahun 2017.
Baca Juga: Bobby Nasution Ingin Digitalisasi Permudah UMKM Medan Naik Kelas
Tetapi jika kalau pembangunan dilakukan sekarang (tahun 2019 dan seterusnya atau mundur, digeser), maka pergeseran pula harga material bangunan. Dari sisi harga sudah berbeda dan negara diungtungkan.
Nah dari rangkaian pembangunan menggunakan dana bagi hasil (DBH) ini lahirlah citra publik Kang Dedi berhasil membangun Purwakarta.
“Karena publik ingin berkesinambungan pembangunannya maka jatuh pilihan calon kepada Pak Wabup yang bersama pasangan Ambu Anne Ratna Mustika. Sehingga terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Tak Mau Kalah Prestasi dengan Dedi Mulyadi, Bupati Anne Ratna Tunjukkan Kemampuan: Bangun Pusat Manufaktur Centre
-
Kang Dedi Mulyadi Temui Ryan Dono yang Gagal Nikah karena Calon Istri Minta Sertifikat, 'Kalau Tak Jodoh Ya Sudah'
-
Pertemuan Pertama Dedi Mulyadi dengan Ambu Anne, Sempat Ditolak Sang Paman Hingga Diceraikan
-
Bukan Main! Menuju Jomblo Berkelas, Dedi Mulyadi Dijodohkan Dengan Sosok Bupati Hingga Anggota DPR RI
-
Curhatan Dedi Mulyadi Ke Sule Tentang Hal yang Paling Menyedihkan Dalam Hidupnya, Ini Katanya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan