Suara Denpasar - Rocky Gerung menilai banyak partai yang menontonkan "Kedunguan" mereka dengan jalan mengusung orang lain atau di luar kader dalam pemilu 2024 nanti.
Misalnya, Anies Baswedan didukung oleh Nasdem dan DPW PAN Riau. Sedangkan Ganjar Pranowo didukung oleh PSI dan DPW PAN Jawa Tengah.
Dia menilai bahwa partai-partai tersebut kurang mandiri. "Semuanya bikin keputusan bahwa ketua partainya adalah calon presiden.
Nah, sekarang dia bikin koalisi untuk cari orang lain. Itu kan dangkal betul,” sebut Rocky Gerung dalam kanal Youtubenya seperti dikutip denpasar.suara.com, Rabu (7/12/2022).
Yang menarik tentu pandangan Rocky Gerung soal arah dukungan dari DPW PAN Jawa Tengah.
Untuk diketahui, di Jawa Tengah PAN sudah dikalahkan oleh PDI Perjuangan dalam beberapa kali pemilihan. Jadi, deklarasi atau dukungan itu sebenarnya tidak ada gunanya.
"Jawa Tengah kan habis tuh karena dihajar PDIP, dari awal tuh. Jadi tak ada gunanya sebenarnya PAN Jawa Tengah mendeklarasikan Ganjar.
Kalau? Bila bukan karena uang, tohok pengamat politik dan filsuf jebolan Universitas Indonesia itu.
Dia juga menyentil langkah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau akrab dipanggil Zulhas. Rocky Gerung menilai gelaran Munas PAN sebenarnya tidak ada gunanya.
Sebab, ketua partainya sendiri takut maju sebagai calon presiden. "Jadi, mereka sendiri yang bikin dungu dirinya sendiri, lalu rakyat ikut nonton.
Kalau begitu, PAN sudah pecah, DPW Riau memilih Anies, DPW Jawa Tengah memilih Ganjar. Memang keterangannya indisipliner, tapi di belakang itu ada uang," ulangnya lagi. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata