Suara Denpasar - Pemain asing PSIS Semarang, Jonathan Cantillana berikan isyarat pada penggemarnya bahwa ia akan meninggalkan klubnya tersebut.
Padahal, di laga lanjutan Liga 1 pada Senin, 5 Desember 2022 kemarin, Jonathan Cantillana berhasil mencetak gol melalui penalti saat melawan Madura United.
Gol tersebut tentu berkontribusi untuk kemenangan PSIS Semarang di laga pekan ke-12 BRI Liga 1 2022/2023 tersebut.
Namun bukan memberi kabar baik untuk Panser Biru setelahnya, Jonathan Cantillana justru memberi isyarat perpisahan.
Isyarat tersebut ia sampaikan melalui unggahan Instastorynya pada Rabu, 7 Desember 2022.
"5 pertandingan berikutnya saya pikir akan menjadi yang terakhir dengan Jersey ini," tulis pria yang kerap disapa Jojo ini.
"Kami akan berjuang di setiap pertandingan untuk menyelesaikannya dengan cara yang terbaik, dan kemudian kembali ke keluarga saya dan memikirkan tantangan baru bersama," lanjutnya.
Dari pernyataan yang dibuatnya, tampak keputusan tersebut sudah ia pikirkan baik-baik demi keluarganya.
Tak hanya itu, melalui unggahan feeds Instagramnya, ia pun sempat menyinggung masa-masa sulit.
Menandai akun Instagram istrinya, ia mengaku bahwa pekan ini menjadi pekan yang sulit bagi keluarganya.
"Sangat senang atas kemenangan dan gol ini. Ini adalah minggu yang sangat sulit bagi keluarga saya. Dia mendedikasikan kemenangan ini untuk istri saya. Anda mendapat dukungan penuh saya di masa sulit ini. Aku mencintaimu. kami akan terus berkarya @cc_ceron," tulis Jonathan Cantillana.
Menanggapi pemain Laskar Mahesa Jenar tersebut, para Panser Biru, penggemar PSIS Semarang pun memberikan semangat dan support mereka.
"Papa Jojo, mama ceron bangga padamu," tulis forzapsis1932.
"Papa Jo Semangat mainya," tulis kurniawan7928.
"Semangat super jojo," tulis widjayaputra.
"good luck papa jo," tulis putro.sss.
Hingga kini belum diketahui masalah apa yang sebenarnya dialami Jonathan Cantillana hingga harus memberikan isyarat tersebut.
Namun, Panser Biru terus memberikannya support agar tetap semangat di laga-laga terakhirnya bersama PSIS Semarang. (Dinda/*)
Berita Terkait
-
Njomplang, PSIS Semarang Dapat Keuntungan Jelang Lawan Pesut Etam, Borneo Bisa Rugi Dobel
-
Update Klasemen Sementara Liga 1: Persis Solo Langkahi PSIS, Persija Melesat, Bagaimana Persib?
-
Mengejutkan! Jonathan Cantilana Akui Akan Berpisah dengan PSIS, Rekan Carlos Fortes Janjikan ini Dilaga Berikutnya
-
Bukan Orang Sembarang, Ini Sosok Eks Didikan Dennis Wise Super Sub PSIS Semarang, Shin Tae yong Tertarik?
-
Perbedaan Kontras PSIS Semarang dan Madura United, Sebelum Laskar Mahesa Jenar Tumbangkan Sape Kerrap
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward