Suara Denpasar - Asisten I Pemkab Bondowoso, Mahfud Junaedi terseret dalam dugaan kasus pemalsuan tanda tangan akta jual beli tanah saat masih menjabat sebagai Camat Tamanan.
Mahfud Junaedi ikut dilaporkan ke Polres Bondowoso dengan kapasitasnya sebagai mantan pejabat pembuat akta tanah sekaligus Camat Tamanan kala itu.
Tidak hanya dugaan pemalsuan tanda tangan para ahli waris, di akta jual beli tersebut juga terdapat ketidaksesuaian luas lahan yang telah ditransaksikan.
Lahan hasil transaksi seharusnya 510 meter persegi, sementara yang tertuang dalam dokumen tersebut hanya 329 meter persegi.
Artinya, ada lahan seluas 181 meter persegi yang telah dibayarkan, namun 'lenyap'.
Kasus ini berawal dari aduan Hermanto warga Desa Sumber Kemuning, Kecamatan Tamanan kepada LSM Berdikari.
Ia mengaku mengajukan pembuatan akta jual beli tanah kepada mantan Kepala Desa Sumber Kemuning dan Mantan Camat Tamanan pada tahun 2021 lalu.
Pembelian luas tanah dari para ahli waris kepada Hermanto sudah deal seluas 510 meter persegi.
Namun, tiba-tiba muncul dokumen akta jual beli tanah dengan luasan lahan hanya 329 meter persegi dengan nomor 071/2021.
Baca Juga: Pernah Punya Pipi Chubby, Intip 10 Potret Kaesang Pangarep dari Masa ke Masa
Menariknya, para pihak ahli waris yang menjual tanah tersebut tidak pernah mengaku bertandatangan di dokumen tersebut.
"Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres Bondowoso dan Hermanto sudah dimintai keterangan," kata Ketua LSM Berdikari, Hery Masduki dikonfirmasi Suara Denpasar, Kamis (8/12/2022) malam.
Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agus Purnomo membenarkan telah menerima laporan tersebut.
"Sudah kami terima dan kini sedang diproses di Pidum. Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi," tutur AKP Agus Purnomo dikonfirmasi terpisah oleh Suara Denpasar, Kamis (8/12/2022).
Sementara itu, Mahfud Junaedi, Asisten I Pemkab Bondowoso yang namanya terseret saat menjadi Camat Tamanan membantah terlibat.
"Saya gak tahu ada pemalsuan tanda tangan atau tidak. Yang jelas, ketika dokumen itu diserahkan kepada saya, sudah lengkap (disertai tanda tangan para ahli waris)," ungkapnya dikonfirmasi via sambungan telepon.
Junaedi mengaku sudah kroscek kepada staf yang membidangi pembuatan akta jual beli tanah di Kecamatan Tamanan yakni Zainuddin.
"Kata staf saya, yang memproses akta itu dari Sekdes (Sumber Kemuning). Karena semua itu kan dari desa dulu sebelum ke kecamatan," bebernya.
Mengenai luas lahan yang berkurang, informasi yang diterima Junaedi karena merujuk pada buku kerawangan desa. "Data di desa ya 300 sekian meter persegi itu," sebutnya.(*)
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?