Suara Denpasar-Dedi Mulyadi tak terima dirinya dituding tak memberikan nafkah terhadap Anne Ratna Mustika. Dimana sebelumnya, salah satu alasan Anne Ratna Mustika mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Purwakarta, karena Kang Dedi tak memberikan nafkah lahir dan batin.
Kang Dedi Mulyadi dituding telah melanggar syariat Islam. Kini Kang Dedi Mulyadi mencoba membersihkan dirinya dari tudingan Anne Ratna Mustika tersebut. Dedi Mulyadi juga menyangkal dirinya telah melakukan KDRT secara psikologi terhadap Ambu Anne.
"Apa yang dituduhkan itu tidak benar. Misyalnya tuduhan KDRT piskologi. Kami ingin menyampaikan itu tidak benar. Ciri-cirinya tidak ada. Dari apek psikologi, dari pernyataan Ambu kemarin, apakah dia mendapatkan KDRT," kata Dedi Mulyadi dikutip dari kanal YouTubenya, Jumat (9/12/2022).
Lanjut dia, persoalan tudingan tak memberikan nafkah batin, Dedi Mulyadi membantah keras. Dikatakannya bahwa dirinya bukanlah sosok suami yang tak bertanggung jawab.
Sehingga dia perlu meluruskan tudingan tak berdasar itu. Sehingga nantinya anak-anaknya tak menganggap jika dirinya adlaah sosok orang tua yang tak bertanggung jawab.
"Kemudian berikutnya salah persoalan nafkah. Kenapa ini menjadi penting, jangan sampe nanti ada persepsi pada anak saya kelak bahwa dia punya seorang ayah yang tidak bertanggung jawab," imbuhnya.
Apalagi, kata Kang Dedi bahwa dirinya memiliki anak perempuan. Sehingga dia perlu meluruskan tudingan dari Ambu Anne yang juga Bupati Purwakarta itu.
"Apalagi anak saya satu perempuan. Jejak digital itu tidak pernah hilang. Sehingga urusan nafkah ini, apa yang saya lakukan, membiayai rumah, keluarga. Karena yang harus saya biayai sebagai suami adalah rumah keluarga. Kalau rumah dinas sudah dibiayai negara," pungkasnya.
Baca Juga: Kang Dedi Ngaku Butuh Kehangatan, Sosok Ini Sarankan Menikah Lagi, Dengan Bupati Karawang?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana