Suara Denpasar - Dedi Mulyadi memang dikenal sebagai pecinta sastra khususnya puisi. Jadi, kerapkali bahasanya mbulet penuh pengandaian.
Kali ini mantan bupati Purwakarta dua periode itu mengibaratkan dirinya sebagai teko yang kehilangan cangkir. Dan, enggan untuk mencari cangkir yang hilang atau istri baru alias siap menduda seumur hidup.
Maklum memang, ayah dua anak ini susah move on dan masih galau pasca digugat oleh sang istri Anne Ratna Mustika atau Neng Anne. Kegalauan Kang Dedi itu terekam dalam postingan di Facebook, Sabtu 10 Desember 2022 yang dilihat denpasar.suara.com.
"Satu teko satu cangkir itu unik. Satu teko dua cangkir itu biasa. Satu teko tiga cangkir itu luar biasa. Satu teko empat cangkir itu sempurna, "demikian tulisnya yang diduga mengandaikan seorang pria dengan sebutan teko dan wanita adalah cangkir.
"Nah, kalau punya teko tapi cangkirnya hilang, apa coba? Selamat bermalam minggu. Gak kepikiran nyari cangkir hilang. Mendiiiing.
Tetap tegar #TetapBekerjaUntukRakyat," begitu tambahnya lagi seakan menjadi isyarat tidak ingin mencari istri baru menggantikan sosok Anne Ratna Mustika.
Postingan itu juga langsung mendapat respons dari facebooker. Tentu sebagian besar dari mereka berharap Kang Dedi segera move on dan bersiap mencari pengganti Neng Anne.
Tag
Berita Terkait
-
Perjodohan Kang Dedi Mulyadi dan Bupati Karawang Cellica Terhalang, Bukan karena Ambu Anne, Tapi Ini
-
Pergi Umrah Tanpa Izin Suami, Warga Purwakarta Bandingkan Ambu Anne dengan Lesti Kejora: Eleh Keneh Ku Lesti!
-
Dijodohkan Dengan Kang Dedi Mulyadi, Bupati Karawang Tiba-Tiba Ketemu Berdua Dengan Ambu Anne, Bahas Apa?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
Kebakaran Hebat Landa Pabrik Mainan di Medan Johor, 11 Rumah Terdampak
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Tersangka Pembukaan Lahan Secara Ilegal di Aceh Timur Ditahan
-
4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian
-
Siswi SMP Dipaksa Nikah Siri Karena Pulang Malam, Ijazah Dibakar Ayah
-
Dari Stadion ke Timeline: Cara Gen Z Menikmati Piala Dunia di Second Screen
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura