Suara Denpasar - Serial Kupu-kupu Malam saat ini banyak digandrungi masyarakat tanah air.
Kupu-kupu Malam merupakan web series Indonesia yang diproduksi oleh MD Entertainment yang telah tayang perdana pada 25 November 2022 lalu di WeTV.
Serial ini dibintangi Michelle Ziudith yang merupakan pemeran utama.
Dalam serial yang disutradarai oleh Anggy Umbara, Michelle Ziudith berperan sebagai Laura.
Laura dalam serial Kupu-kupu Malam ini merupakan sosok mahasiswi cantik yang memiliki dua kehidupan.
Selain sebagai mahasiswi pada umumnya, Laura yang menjalani kehidupan sebagai PSK (Pekerja Seks Komersial) atau Kupu-kupu Malam.
Bukan tanpa alasan, hal satu-satunya yang membuat Laura dengan nama samaran Flo terjun ke dunia prostitusi adalah untuk biaya pengobatan sang adik yang sedang menderita kelainan jantung.
Flo yang telah terjun ke dunia prostitusi tersebut memiliki prinsip tidak akan melayani satu pria lebih dari sekali.
Namun, rupanya salah satu kliennya menginginkannya kembali hingga rela mengeluarkan ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Bukan Kaesang dan Erina, Presiden Jokowi Justru Jadi Idola Warga Saat Kirab Ngunduh Mantu
Klien tersebut adalah pelanggan VVIP, Arif Dirgantara yang diperankan oleh Lukman Sardi.
Berikut profil singkat Michelle Ziudith yang berperan sebagai Laura atau Flo di serial Kupu-kupu Malam
Nama: Michelle Ziudith Waselly
Tempat, tanggal lahir: Medan, 20 Januari 1995
Usia : 27 tahun
Pekerjaan: Pemeran, penyanyi dan model
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026