Suara Denpasar - Perseteruan pasca gugatan cerai antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika kini semakin memanas.
Anne Ratna Mustika yang akrab dipanggil Ambu Anne itu bahkan tak segan-segan mengumbar aib sang suami untuk menyudutkannya.
Terakhir, Ambu Anne kedapatan sedang nyinyir soal pemerintahan mantan Bupati Purwakarta sebelum dirinya.
Disebutnya, mantan Bupati Purwakarta yang tak lain adalah Dedi Mulyadi memiliki hutang Dana Bagi Hasil Desa (DBH) selama 3 tahun.
Ia juga menceritakan bahwa dirinyalah yang membayar sebagian hutang itu sebesar Rp 28 miliar.
Tak berhenti di situ, Ambu Anne bahkan mengolok Dedi Mulyadi yang dianggapnya sering pencitraan dan menangis.
"Makanya jadi bupati itu yang bener, jangan pencitraan mulu, jangan nangis mulu, nggak tau beneran atau enggak," sindirnya saat berpidato dalam acara Gempungan Desa.
Hal terbalik justru tengah ditampakkan Dedi Mulyadi. Bukannya membalas kelakuan sang istri yang tebar aib di muka umum, Kang Dedi justru mengaku ogah melakoni hal seperti itu.
Menurutnya, aib Ambu Anne adalah sesuatu yang harus ia tutupi karena itu adalah masalah keluarganya.
Baca Juga: Penampakan Anies Hadiri Pesta Pernikahan Kaesang Dan Erina, Malah Jadi 'Buruan' Emak-emak
Termasuk saat dirinya hendak melaporkan oknum yang menyebarkan video Ambu Anne buka-bukaan aib hutang DBH, Dedi Mulyadi pun tak sampai hati jika harus menempuh jalur hukum.
"Kalo saya mau, itu bisa dilaporkan lho pelanggaran UU ITE, tapi saya tidak akan melakukan itu, karena kalo dilaporkan dianya kena nanti Mbunya terbawa,” ungkapnya dalam tayangan video di YouTube KDM Channel.
Sebagai kepala keluarga, Kang Dedi mengaku harus melindungi Ambu Anne yang saat ini masih berstatus sebagai istrinya.
"Gaboleh, karena Mbu adalah ibu dari anak saya dan sampai sekarang masih istri saya,” ungkap Dedi Mulyadi.
Alih-alih membalas dengan cara yang sama, Kang Dedi justru berjanji tidak akan menyebar aib istrinya dan hanya akan menjawab segala sesuatu yang berkaitan dengan aspek hukum.
"Saya tidak akan membicarakan masalah pribadi istri saya sampai kapan pun, saya hanya akan menjawab aspek-aspek yang bersifat hukum,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Siapa Menyangka! Dari Cita-cita Makan Es, Dedi Mulyadi jadi Bupati sampai DPR RI, Ini Perjalanannya
-
Geger! Di Depan Dedi Mulyadi, Yessy dan Sang Ibu Saling Lempar Kesalahan - Penyebab Gagal Menikah dengan Ryan Dono
-
Kang Dedi Sudah Nyerah dengan Ambu Anne? Ungkap Kebingungannya Jika Harus 'Pergi': Mau Kemana..
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Mengenang 7 Film Terbaik Nayato Fio Nuala yang Wajib Ditonton Ulang
-
5 Bedak Tabur dengan Hasil Matte Terbaik, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
7 Cushion dengan Oksidasi Rendah Hasil Satin Glowing, Wajah Fresh Seharian!
-
Profil Nus Kei: Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Diserang di Bandara, Ini Sosoknya
-
Viral Maestro Kibar Jual Lukisan Demi Bayar Utang, Gambar Wapres Gibran Jadi yang Pertama Laku
-
Terbanyak se-Indonesia! Kabupaten Bogor Berangkatkan 2.405 Calon Jemaah Haji Tahun 2026
-
Motor Listrik yang Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Paling Worth It
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Harga Minyak Goreng Naik, Mendag Pastikan Stok Masih Aman
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra