Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi pernah memiliki cita-cita bisa makan es. Sebuah cita-cita yang terbilang sangat sederhana jika dibandingkan dengan saat ini. Namun di saat itu, cita-cita tersebut menjadi sesuatu yang sangat diimpikan oleh Kang Dedi Mulyadi.
Dikisahkan, untuk bisa makan es, Kang Dedi Mulyadi harus berkeliling untul jualan es batang. Masa kecilnya dihabiskan di tanah kelahiran, Subang, Jawa Barat.
"Ya saya tuh pengen makan es kayak orang, tapi gak punya duit. Ya akhirnya gimana caranya bisa makan es, cita-citanya cuma makan es, ya ngambil (menjualkan) lah (es) dari tetangga," kata dia.
Kata dia, setiap ambil 50 batang es, dia mendapat upah 5 batang es. Akan tetapi, "otak dagangnya" malah lebih bekerja. Sehingga, untungnya itu tidak dia makan.
"Saya malah ketika dapat (es) lebihnya itu gak dimakan, karena sayang, ya, diuangin semuanya," ucap Kang Dedi lantas terkekeh, dikutip dari kanal YouTube 'wa uceng chanel' yang juga dicuplik dari acara 'Kick Andy Show', dikutip Suara Denpasar, Minggu, (11/12/2022).
Selain berjualan es, Kang Dedi Mulyadi saat SD kelas 4 menjadi kuli batu-bata agar bisa membeli baju baru saat Hari Raya Lebaran.
"Ya kita kan suka pengen punya duit juga, kalau buat hari raya Lebaran kan buat beli baju baru, itu saya suka kuli mikul. Mikul bata itu kan jauh, hampir 5 kilometer dari hutan, dibawa ke kampung untuk dibakar," terangnya.
Dia mengatakan, upah dari kuli mikul batu bata satunya 10 perak. Sekali bawa bisa 10 biji. Kemudian, uangnya dia simpan.
Selain itu, saat duduk di bangku SMA, ia menjadi tukang ojek di kampungnya untuk membantu biaya sekolahnya. Dari ojek ia diupah 2 ribu rupiah per hari.
Baca Juga: Proses Perceraian dengan Ambu Anne, Dedi Mulyadi Tulis Tanda Tanya: Ini gimana sih ya?
Dalam kisahnya tersebut, Kang Dedi Mulyadi bercerita bahwa sejak kecil dia memang memiliki keinginan yang kuat.
Bahkan keinginannya untuk memiliki domba bisa ia penuhi. Siapa sangka, seekor domba itulah yang telah menyelamatkan keluarganya, dan bisa membantu membiayai sekolah Kang Dedi Mulyadi.
Domba yang dibeli Kang Dedi itu dipeliharanya dengan baik sehingga bisa berkembang sampai 40-an ekor.
"Dari situ beranak dua, dua jadi 40 puluh," kisah Kang Dedi Mulyadi.
Ia akhirnya bisa kuliah di Purwakarta. Saat kuliah, dia juga menjadi aktivis HMI Cabang Purwakarta.
Selain itu, dia juga sempat berjualan beras, jadi buruh di pabrik, dan segala pekerjaan pernah dia lakoni.
Berita Terkait
-
Geger! Di Depan Dedi Mulyadi, Yessy dan Sang Ibu Saling Lempar Kesalahan - Penyebab Gagal Menikah dengan Ryan Dono
-
Ambu Anne Tak Pernah Merasakan, Kang Dedi Mulyadi Pernah Makan Lauk Garam, Jadi Kuli Batu sampai Tukang Ojek
-
Luar Biasa! Kehadiran Wanita Ini Bikin Dedi Mulyadi Tenang, Anne Ratna Mustika Kena Sentil
-
Segera Menikah? Dedi Mulyadi Bawa Kabar Bahagia, Sebut Pernikahan Kedua dan Terakhir, Nyi Hyang Tertawa Gembira
-
Gegara Kang Dedi Mulyadi, Purwanto Temui Neng Salma Si Penjual Nasi Uduk Cantik, Langsung Deal
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement