Suara Denpasar - Diboyong Shin Tae yong, Winger PSM Makassar Ungkap Perbedaan di Timnas Indonesia dan di Klub, Begini Katanya.
Pemain sayap PSM Makassar, Yakob Sayuri buka bukaan mengenai hasil latihan bersama Timnas Indonesia di pemusatan latihan di Bali.
Yakob mengatakan jika ia terlebih dahulu dilatih kekuatan fisik selanjutnya akan diberikan taktik oleh Shin Tae yong pada pekan depan.
"Untuk beberapa hari belakangan ini di sela-sela fisik ada taktik yang dikasih juga" kata Yakob dilansir Suara.com, Sabtu (10/12/2022).
"Tapi mungkin Minggu depan fokus ke taktik soalnya Minggu lalu difokuskan ke fisik karena liga dihentikan jadi fisik menurun," jelasnya.
Yakob menambahkan jika kondisi fisiknya saat ini sudah membaik dan mengungkap perbedaan latihan di PSM Makassar dan Timnas Indonesia.
"Puji Tuhan, pertama-tama saya mengucap syukur kepada pelatih dan teman-teman. Karena selama satu minggu latihan apa yang dikasih pelatih bisa dijalankan dengan baik walaupun latihannya cukup berat," terangnya.
"Saya dan teman-teman bisa lalui dengan baik Pertama-tama saya dapat fisik yang di tim saya tidak dapat di sini dapat," Yakob Sayuri menambahkan.
Menurut Yakob, fisik menjadi fokus utama Shin Tae-yong karena salah satu faktor penunjang penting untuk tampil bagus di gelaran Piala AFF 2022 adalah fisik yang kuat.
Baca Juga: Lamaran Kamu Ditolak? Jangan Bersedih, Segera Evaluasi 5 Hal Ini
"Fisik kita untuk ditingkatkan untuk pertandingan ke depan yang sangat berat. Jadi fisik harus diutamakan," lanjutnya.
Seperti diketahui, Yakob Sayuri menjadi salah satu pemain dari 28 nama yang dipanggil Shin Tae yong ke Timnas Indonesia dalam agenda Piala AFF 2022. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Lionel Messi Dalam Bahaya, Mantan Asisten Manajer PSM Makassar: Bisa Dinilai Melanggar Azaz Sportmanship
-
Top! Pemain Didikan Shin Tae yong Jadi Plan B Luis Milla, Wonderkid Persib Bandung Bawa Asa Juara Liga 1
-
Telat! Eks FC Utrecht Susul Jordi Amat CS Gabung Timnas Indonesia? Shin Tae yong Kunci Pemain J League di Fullback Kiri
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
Definisi Wangi Tanpa Ribet: 5 Parfum Balm Ringkas yang Antibocor
-
Instaperfect Cushion untuk Kulit Apa? Ini Varian, Manfaat, dan Kelebihannya Menurut Review
-
7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar