Suara Denpasar - Penyesalan Daisuke Sato Warnai Pra Laga Persib Bandung vs Dewa United di Liga 1.
Daisuke Sato diketahui sempat mengalami cidera dalam laga Persib Bandung melawan Persebaya pada Sabtu (10/12/2022) sore lalu.
Pemain asal Filipina ini cidera di bagian pelipis dan menerima lima jahitan.
Hal itu setelah Daisuke Sato berbenturan keras dengan sayap Persebaya Surabaya, Sho Yamamoto.
Sato pun menyesali peristiwa itu yang membuatnya harus menepi pada babak kedua hingga dilarikan ke rumah sakit.
Benturan terjadi pada menit 10 dan Sato masih bisa melanjutkan pertandingan dengan mengenakan perban di kepala hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, pemain berdarah Jepang - Filipina ini digantikan oleh Beckham Putra Nugraha.
"Saya menyesal harus meninggalkan pertandingan karena luka ini," kata Daisuke Sato dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Senin (12/12/2022).
Namun demikian, dia mengaku bangga dengan daya juang pilar Pangeran Biru lainnya yang akhirnya membuat timnya memenangi laga tersebut dengan skor 2-1.
"Tapi, saya bangga terhadap pemain lainnya yang bisa mengejar ketinggalan dan meraih tiga poin," terang Daisuke Sato.
Baca Juga: So Hot di Ultah Manoj Punjabi, Kak Luna Masyallah Cantik Banget
Pemain yang biasa beroperasi di sayap kiri ini berjanji tampil lebih kuat lagi saat membela Persib Bandung, terlebih jika diturunkan oleh Luis Milla pada pertandingan melawan Dewa United.
"Saya janji akan kembali lebih kuat di pertandingan selanjutnya," janji Daisuke Sato.
Untuk diketahui, Persib Bandung akan melawan Dewa United di stadion Manahan, Solo pada Rabu (14/12/2022) kick off pukul 20.15 WIB.
Persib Bandung kini bertengger di peringkat 7 klasemen sementara dengan 22 poin, hasil dari 7 kemenangan, 1 imbang dan 4 kekalahan dari 12 pertandingan.
Sementara Dewa United berkutat di papan tengah dengan berada di peringkat 13 klasemen sementara dengan raihan 13 poin, dengan 3 kemenangan, 4 imbang dan 6 kekalahan dari 13 pertandingan.***
Berita Terkait
-
Penyesalahan Bek Asing Persib Bandung Harus Tinggalkan Skuat, Bakal Balas Kepercayaa Luis Milla
-
Top! Dicoret Shin Tae yong dari Timnas Indonesia, Jebolan Espanyol Buktikan Diri di Liga 1, Layak Dipanggil Lagi?
-
Wow! Winger Shin Tae yong Jadi Rebutan, Persib Bandung Ditikung Klub Eropa, Sosok Rp5,21 Miliar Pilih Mana?
-
Dewa United Korban Persib Bandung Selanjutnya? Luis Milla Bocorkan Taktik Kalahkan Persebaya Surabaya
-
On Fire! Shin Tae yong Diminta Panggil Sosok Naturalisasi Rp6,08 Miliar ke Timnas Indonesia, Warganet: Sangat Layak
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan