Suara Denpasar - Wow! Winger Shin Tae yong Jadi Rebutan, Persib Bandung Ditikung Klub Eropa, Sosok Rp5,21 Miliar Pilih Mana?
Masa depan salah satu winger andalan Shin Tae yong di Timnas Indonesia masih tanda tanya, Kabarnya terdapat sejumlah klub yang berminat meminangnya.
Saddil Ramdani dikabarkan sedang diminati oleh sejumlah klub tanah air dan luar negeri.
Bahkan baru baru ini, Saddil Ramdani dikabarkan sedang diminati oleh salah satu tim Eropa, FK Sarajevo.
Seperti diketahui, Saddil Ramdani saat ini berstatus tanpa klub setelah kontraknya habis di klub asal Liga Malaysia, Sabah FC.
Setelah dipastikan meninggalkan Sabah FC, Saddil Ramdani diminati oleh sejumlah klub, sebelumnya ia gencar dirumorkan akan direkrut oleh Persib Bandung dan salah satu tim asal Liga Austria.
Dan yang terbaru, baru-baru ini terdapat klub asal Bosnia dan Herzegovina yang tertarik meminang Saddil Ramdani. Klub tersebut yakni FK Sarajevo.
Agen Saddil Ramdani, Alexander Talpes mengatakan jika Winger andalan Shin Tae yong tersebut ditawari kontrak sepanjang dua musim di FK Sarajevo.
"FK Sarajevo menginginkan Saddil Ramdani. Kami masih menunggu keputusan Vincent Tan selaku pemilik klub," ujar agen Saddil Ramdani, Alexander Talpes dilansir dari raport.ba.
Namun, sampai sekarang pemain bernilai Rp5,21 Miliar ini masih belum buka mulut mengenai tim mana yang akan ia bela musim depan.
Saddil Ramdani juga sering kali mendapat godaan dari sejumlah pemain timnas Indonesia salah satunya Marc Klok yang mengajaknya bergabung bersama Persib Bandung. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Kondisi Daisuke Sato Mengkhawatirkan, Luis Milla Tunjuk Zalnando saat Persib Bersua Dewa United?
-
Ngeri, Pentolan Timnas Indonesia Buka Suara Jelang Piala AFF 2022, Sinyal Kuat Shin Tae yong Bawa Gelar Juara
-
Diboyong Shin Tae yong, Winger PSM Makassar Ungkap Perbedaan di Timnas Indonesia dan di Klub, Begini Katanya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026