Suara Denpasar - Top! Dicoret Shin Tae yong dari Timnas Indonesia, Jebolan Espanyol Buktikan Diri di Liga 1, Layak Dipanggil Lagi?
28 pemain dipanggil Shin Tae yong ke Timnas Indonesia untuk pemusatan latihan sebelum Piala AFF 2022.
Dalam 28 nama tersebut, terdapat sejumlah pemain yang dicoret Shin Tae yong meskipun pada Piala AFF 2020 yang lalu merupakan pemain penting.
Evan Dimas salah satunya, ia merupakan salah satu alumni Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 yang lalu, bahkan menyandang sebagai kapten tim.
Dan pada gelaran Piala AFF 2022 nama Evan Dimas dicoret dari skuat Timnas Indonesia karena dianggap performanya kian menurun.
Namun, akhir akhir ini, Evan Dimas seakan ingin membuktikan jika dirinya belum habis.
Paling baru, Evan Dimas membawa Arema FC meraih dua kemenangan beruntun di lanjutan Liga 1 melawan Dewa United dan Persis Solo.
Jebolan Espanyol B ini pula berhasil mencetak gol dalam laga kontra Dewa United dengan kemenangan Arema FC 2-0.
Sebagaimana diketahui, Evan Dimas bukan nama baru di Timnas Indonesia.
Baca Juga: 'Elu Tuh Siapa' Heru Budi Dikritik Ugal-ugalan Soal Demokrasi, Cuma Nurut Pemberi Jabatan?
Ia merupakan salah satu bintang Timnas Indonesia sejak level U-19. Pada level senior, Evan sudah ambil bagian di Timnas Indonesia sejak Piala AFF 2014. Saat itu, Indonesia masih dilatih Alfred Riedl.
Di Piala AFF 2020 lalu, Evan Dimas tampil cukup bagus. Dia mencetak gol pada dua laga awal Skuad Garuda.
Akan tetapi, sejak uji coba lawan Timor Leste pada awal 2022 lalu, Shin Tae-yong tak pernah melirik Evan Dimas lagi. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Wow! Winger Shin Tae yong Jadi Rebutan, Persib Bandung Ditikung Klub Eropa, Sosok Rp5,21 Miliar Pilih Mana?
-
Dewa United Korban Persib Bandung Selanjutnya? Luis Milla Bocorkan Taktik Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Walid Regragui Hanya Butuh 4 Bulan Buat Cetak Sejarah, Shin Tae-yong Sudah 4 Tahun Belum Dapat Apa-apa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026