Suara Denpasar- Sepakbola Indonesia memiliki filosofi sendiri yang disebut dengan Filanesia. Kini filosofi itu makin diperkuat dengan adanya tambahan materi yang diisi pakar dari Belanda.
Apakah filosofi sepakbola Indonesia akan berkiblat ke Belanda, termasuk Timnas Indonesia anak asuh Shin Tae Yong?
Saat ini Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong tengah menjalani pemusatan latihan di Bali jelang Piala AFF 2022.
Sementara itu di lokasi terpisah, federasi tertinggi sepakbola Indonesia yakni PSSI menghadirkan perwakilan dari pihak klub Feyenoord Rotterdam, Belanda ke Indonesia.
Pihak klub dari Belanda ini diminta untuk memberikan materi termasuk menggelar diskusi bareng pelaku sepakbola Indonesia, dari pelatih, pengelola sekolah sepakbola, mantan pemain timnas, sampai tim medis dan pelatih tim fisik.
Perwakilan dari klub Feyenoord Rotterdam, Belanda ini akan mengisi materi dalam seminar Upgrade Filanesia 2.0, pada Kamis 15 Desember 2022.
"Mereka adalah Mr. Gido Vader, Manager of International Relationship dan Mr Koen Stam, Head of Methodology Feyenoord Rotterdam," demikian pernyataan resmi dari PSSI, pada Selasa (13/12).
Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menyambut positif kesanggupan hadirnya perwakilan dari Feyenoord untuk memberikan materi dalam seminar Filanesia 2.0.
“Saya kira kita butuh masukan, saran dan perbaikan dari semua pihak yang bersinggungan langsung dengan Filanesia," jelasnya.
Kata dia para pelatih, mantan pemain tim nasional, tim medis, dan tujuh universitas yang bekerja sama dengan PSSI (UNP Padang, UNJ Jakarta, UPI Bandung, STKIP Pasundan, UNY Yogyakarta, Universitas Surabaya, dan UM Malang), dan dari perwakilan Feyenoord Belanda bakal berbagi pengalaman dan masukan bagi Filanesia 2.0 ini.
Filanesia sendiri adalah sebuah filosofi yang akan menjadi fondasi dan karakter sepak bola Indonesia, baik untuk pembinaan usia dini sampai profesional dari segi individu maupun tim.***
Berita Terkait
-
Pemain Klub Eropa Seharga Rp5,2 Miliar Bocorkan Strategi Shin Tae Yong Jelang Piala AFF, Sisa Waktu 10 Hari
-
Apes! Dipinggirkan Shin Tae Yong, Alfeandra Dewangga Justru Diragukan PSIS Semarang, Sosok Rp6,08 Miliar Senasib
-
Izin Timnas Indonesia Pakai SUGBK di Piala AFF 2022 Belum Dapat, Soal Penonton Masih Tanda Tanya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar