Suara Denpasar - Tega! Shin Tae yong Fix Coret 5 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Trio Persib, Striker Bali United Aman?.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong dipastikan akan membawa 23 pemain untuk didaftarkan ke Piala AFF 2022.
Hal tersebut membuat Shin Tae yong harus mencoret 5 dari 28 pemain yang saat ini sedang melakukan pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali.
Selanjutnya lima pemain yang dicoret Shin Tae yong dari Timnas Indonesia tersebut akan dipulangkan ke klubnya.
Sementara itu, 23 pemain yang dipilih Shin Tae yong akan diboyong ke Jakarta untuk mempersilahkan Piala AFF 2022 yang bergulir pada 20 Desember 2022 sampai 16 Januari 2023.
Lalu siapa yang akan dicoret?
Sejumlah nama mencuat berpotensi akan dipulangkan Shin Tae yong ke klubnya, terutama pada posisi penyerang.
Saat ini, Shin Tae yong memiliki empat penyerang yang kemungkinan besar terdapat beberapa pemain yang akan dicoret.
Mereka adalah Dendy Sulistyawan, Ramadhan Sananta, Ilija Spasojevic dan Muhammad Rafli.
Baca Juga: 4 Tips Mengatasi Memori Internal Penuh di HP Xiaomi
Dari empat striker tersebut, striker Bali United Ilija Spasojevic memiliki statistik paling baik dengan torehan 7 gol di Liga 1.
Sementara itu, Muhammad Rafli menjadi sosok pemain yang memiliki catatan paling buruk karena sampai sekarang belum pernah mencetak satu gol pun bersama Arema FC di liga 1.
Terlepas dari akan dicoretnya Lima pemain, Terdapat sejumlah nama yang kemungkinan besar akan diboyong Shin Tae yong ke Timnas Indonesia.
Mereka adalah trio Persib Bandung Marc Klok, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto serta sejumlah pemain abroad Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani dkk.
Daftar 28 pemain Timnas Indonesia
Kiper: Nadeo Arga Winata, Muhammad Riyandi, Syahrul Trisna,
Belakang: Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Pratama Arhan, Hansamu Yama, Andy Setyo, Edo Febriansyah
Tengah: Marc Klok, Syahrian Abimanyu, Marselino Ferdinan, Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, Dzaky Asraf, Yakob Sayuri, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani,
Depan: Ilija Spasojevic, Muhammad Rafli, Dendy Sulistyawan, Ramadhan Sananta. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Persib Bandung Baru Main Langsung Kena Sanksi dari Komdis PSSI, Hanya Karena Telat Masuk Lapangan
-
Tinggalkan PSIS Semarang, Bali United Tiba di Puncak Klasemen, Stefano Cugurra Beri Komentar Begini
-
Pekan 14 BRI Liga 1: Bali United Kuasai Puncak Klasemen, Luis Milla Akui Persib Sulit Mengejar
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan