Suara Denpasar - Anggota DPR RI Komisi IV Kang Dedi Mulyadi mengunjungi pasar Rengasdengklok untuk melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang akhir tahun.
Saat berada dilokasi, Dedi Mulyadi mendapat banyak keluhan dari pedagang pasar terkait program relokasi pasar Rengasdengklok oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.
Kepada Kang Dedi Mulyadi para pedagang tersebut mengaku bahwa mereka tidak keberatan untuk direlokasi namun karena harga sewa kios di pasar yang baru dinilai terlalu mahal, maka mereka menolak.
Diketahui sebelumnya, pada 7 Desember 2022 lalu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana didemo oleh para pedagang pasar Rengasdengklok Rengasdengklok. Saat itu Cellica Nurrachadiana datang bersama rombongan untuk melakukan sosialisasi terkait rencana relokasi pasar Rengasdengklok.
Namun situasinya berubah setelah para pedagang menolak kehadiran Bupati Karawang tersebut. Mereka menolak untuk direlokasi. Bahkan rombongan Pemkab Karawang sampai lempari oleh para pedagang yang melakukan demo.
Selain untuk mengecek harga pasar, kehadiran Kang Dedi Mulyadi di pasar Rengasdengklok memang untuk memberikan pemahaman dan memotivasi kepada para pedagang.
Kang Dedi Mulyadi berpesan kepada para pedagang agar tidak melakukan demo, apalagi sampai konflik. Dia mengatakan agar persoalan relokasi tersebut baik para pedagang maupun Pemkab Karawang dapat menyelesaikan dengan baik.
Dikutip Suara Denpasar dari Antara News Jumat, (16/12/2022), menurut Kang Dedi, para pedagang mengaku siap direlokasi ke tempat yang baru asalkan harga tidak mahal.
Selain itu, Karena Kabupaten Karawang merupakan wilayah Dapilnya, Kang Dedi Mulyadi berpesan kepada Pemkab Karawang agar bisa mencarikan solusi yang baik atas persoalan tersebut.
Baca Juga: Haechan NCT Umbar Smirk Smile di Potret ID SMCU PALACE, NCTzen: Gak Sopan Banget!
Ia berharap Pemkab Karawang bisa mempertimbangkan dan mengakomodir seluruh aspirasi pedagang.
"Solusinya karena ini sudah berjalan pembangunannya, satu tuntaskan pembangunan pasar dengan baik, keduanya bisa menggunakan pola subsidi untuk pedagang, jadi pedagang yang pindah diberi bantuan modal usaha untuk pembelian kios atau subsidi terhadap pembangunan sehingga kios terjangkau,” ucap Kang Dedi Mulyadi. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Sekda Purwakarta Bikin Neng Anne Mati Kutu! Utang Rp 28 Miliar Bukan Tanggung Jawab Kang Dedi
-
Beda Cara Dedi Mulyadi dan Denny Sumargo-Uya Kuya Angkat Kasus Yessy dan Ryan Dono yang Batal Nikah
-
Dedi Mulyadi Sensi Ada Kakek-kakek Tak Punya Pasangan Seperti Dirinya: Diam Bah!
-
Sikap Dedi Mulyadi Bikin Malu Netizen hingga Disebut Tak Mencerminkan Seorang Pejabat: Nggak Heran
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak