Suara Denpasar - Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam keindahan alam, mulai dari pantai, hutan, sungai, hingga gunung.
Keindahan alam dan ragam budayanya membuat Bali menjadi tujuan wisatawan, baik domestik maupun asing.
Meski memilki banyak obyek wisata dengan keindahan alam, akan tetapi tidak semua lokasi bisa diakses dengan mudah dan cepat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai yang ada di Kabupaten Badung.
Ada banyak obyek wisata yang tak kalah indahnya, meski lokasinya jauh dari Denpasar dan Badung. Salah satunya adalah lokasi wisata di Kabupaten Karangasem, kabupaten di ujung timur pulau Dewata.
Di Karangasem ada surga tersembunyi yaitu obyek wisata di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu.
Dikutip dari laman resmi kabupatem Karangasem, Tulamben merupakan desa yang terus berkembang sebagai obyek wisata andalan kabupaten ini.
Tulamben mempunyai potensi laut yang beraneka ragam. Desa ini berjarak sekitar ±25 km dari Kota Amlapura – ibukota kabupaten dan sekitar 82 km dari Kota Denpasar.
Akses menuju lokasi ini cukup mudah karena letaknya berada di pinggir jalan raya jurusan Amlapura – Singaraja.
Obyek wisata Tulamben kini dikembangkan menjadi kawasan pariwisata yang meliputi 2 kecamatan, yaitu Desa Tulamben di Kecamatan Kubu; Desa Datah, Desa Labasari, Desa Culik, Desa Purwakerti, dan Desa Bunutan di Kecamatan Abang.
Wisata ini memiliki daya tarik utama berupa potensi alam bawah lautnya yang eksotis untuk kegiatan diving dan snorkeling karena kondisi airnya yang jernih sepanjang tahun dan arusnya yang tenang.
Baca Juga: 3 Resep Kue Kering Coklat, Kudapan Istimewa di Hari Natal
Saat menyelam, kamu bisa menemukan “ÚS Liberty"yang berada pada kedalaman 30 meter.
Kapal ini merupakan sebuah bangkai kapal dagang AS yang karam akibat dihantam torpedo kapal selam Jepang pada tanggal 11 Januari 1942 ketika dalam pelayarannya melintasi Selat Lombok.
Bagkai kapal tersebut menjadi spot tujuan utama para penyelam yang khusus datang ke Tulamben.
Tak hanya itu, kamu juga bisa menjumpai ikan-ikan cantik di kedalaman laut. Diperkirakan, ada 400 spesies ikan karang mendiami kapal karam tersebut.
Bagkai kapal itu juga dikunjungi sekitar 100 spesies ikan laut lepas ( pelagic).
Tempat ini juga disebut paradise reef karena penuh dengan kejutan hewan laut yang muncul, seperti jenis ribbon eel, mimic octopus, boxer crabs, ghost pipefish, seahorse, leaf fish, garden eel, lion fish, harlequin shrimp, dan jenis lain yang tidak biasa juga ditemukandi sini.
Sementara kumpulan besar jack fish yang jumlahnya hingga ratusan ekor selalu meramaikan kapal karam ini dan mereka sangat ramah pada penyelam.
Nah, lokasi ini bisa menjadi alternatif tujuan wisata ketika berkunjung ke Bali pada libur tahun baru nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?