/
Sabtu, 17 Desember 2022 | 21:44 WIB
Suasana para wisatawan yang datang ke GWK, Bali. (Muamar Dafie/ Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Wisatawan domestik dan turis mancanegara atau wisman kian ramai mendatangi Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang berlokasi di Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Meningkatnya turis ke GWK tak dipungkiri karena menjadi venue welcoming dinner para pemimpin negara saat KTT G20 dan menarik para turis untuk datang ke GWK.

Direktur Operasional GWK Cultural Park, Stefanus Yonathan Astayasa menerangkan, setelah GWK menjadi veneu KTT G20, wisatawan domestik maupun turis mancanegara sekitar 5.500 per hari.

"Di Minggu lalu itu sudah 5 ribu per hari, sudah stabil bahkan kemarin di 5.500. Pasca G20 ini (kunjungan) sudah mulai pulih," kata Stefanus saat ditemui di GWK, Sabtu (17/12) sore.

Stefanus juga  memprediksi, saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, wisatawan baik domestik dan wisman diperkirakan sekitar 20 ribu per hari.

"Kalau mendekati Natal bisa dua kali lipat bisa 10 ribu per hari. Bahkan di puncaknya 31 Desember ada 20 ribuan," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, sebelum adanya event G20 wisatawan berkunjung ke GWK mencapai 1.500 atau 2.000 per hari," sebutnya.

Selain itu, untuk kunjungan yang paling dominan berwisata ke GWK ialah wisatawan lokal dari Jabodetabek yang mencapai 70 persen dan sisanya adalah wisman.

"Kunjungan 70 persen masih lokal mayoritas jabodetabek dan 30 persen (wisatawan asing) nomer satu Australia dan dua adalah India. Itu yang masih rutin di angka statistik kami setiap bulan. Dan itu belum berubah sejak G20 kemarin," ujarnya. (*/Aryo)

Baca Juga: Kece Abis, 5 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Traveller Jika ke Situbondo, Nomor 3 Coba Sensasi Jadi Koboi

Load More