Suara Denpasar – Selain food and beverage, Mari Beach Club Bali Raffi Ahmad ternyata menyediakan wisata budaya, ini ragamnya.
Jika sebuah klub menyediakan makanan dan minuman, itu sudah biasa, bahkan sudah umum untuk ditawarkan kepada pengunjung.
Tapi jika sebuah klub menyediakan semuanya, itu baru luar biasa, seperti Mari Beach Club Bali milik sultan Andara Raffi Ahmad.
Selain wisata pantai dan food and beverage, Raffi Ahmad juga cukup jeli melihat peluang budaya yang sangat kental dengan Bali.
Manajemen Mari Beach Club Bali terlihat berbeda dengan hanya menyediakan food and beverage, tapi juga yang lainnya seperti di bawah ini.
Mari Beach Club Bali telah menjadi tempat tujuan wisata yang unik di tengah kultur budaya Bali yang juga artistic.
Mereka menyediakan wisata budaya seperti tarian tradisional Bali, tapi yang jadi unik mereka juga mengajarkan pengunjung untuk menari.
Semua kegiatan Mari Beach Club Bali dikabarkan melalui Instagramnya bernama akun @maribeachclubbali.
“A unique space that is truly Bali, from the deep cultural essence, to the first-rate hospitality flowing together in harmony,” tulisnya.
Baca Juga: Link Live Streaming Persib Vs Dewa United Malam Ini
Diterjemahkan, tempat yang sangat unik yang menunjukkan karakter Bali sesungguhnya, dari sari pati kultur yang kental, hingga pelayanan terbaik kami.
Pada unggahan itu, wisatawan yang datang diajak turut serta untuk merasakan keindahan tarian yang sangat populer di seantero negeri.
Selain itu, Mari Beach Club Bali juga menyediakan sarana bagi mereka yang ingin belajar untuk menganyam daun kelapa muda.
Sebuah seni tradisional yang banyak digunakan masyarakat Bali hingga hari ini, yang juga diajarkan di Mari Beach Club Bali.
Walaupun semua kegiatan di atas tidak selalu ada, atau hanya ada pada momen-momen tertentu, tapi cukup untuk memberikan kesan berbeda.
“Along with the work of local artisan coconut leaf weavers from Desa Sayan, Ubud. Using specialized weaving, the artisan designs and creates iconic scenic installations, art and crafts,” tulisnya lagi.
Diterjemahkan, bersama dengan kegiatan menganyam dari seni tradisional Bali, menjadi desain art and craft yang sangat ikonik. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi
-
Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga
-
Dengar Curhatan Korban, DPR Minta Polisi Pertimbangkan Istri Bos Hanania Travel Jadi Tersangka
-
Nongol di Dealer, Mitsubishi Kenalkan Mobil Listrik dengan Harga Mirip BYD Atto 1
-
Bandingkan Prabowo dengan Hewan, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diadukan ke Bareskrim
-
Ronaldo Tak Lagi Jadi Tumpuan? 3 Masalah Utama Portugal yang Wajib Diperbaiki
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Sering Kirim Santri ke Luar Negeri, Ponpes Darul Quran Tangerang Dibekali Ini
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
Pelajar Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Tersangkut Kabel Menjuntai di Kebayoran Baru