Suara Denpasar – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi mengaku sudah tidak pernah hitung-hitungan dengan uang. Dia merasa sudah cukup dengan segala yang dia dapat saat ini.
Empat tahun jadi anggota DPRD Purwakarta, 5 tahun jadi wakil bupati, dan 10 tahun jadi bupati Purwakarta, di sisi lain dia memiliki bisnis, membuatnya sudah tidak pusing dengan urusan untuk kebutuhan hidupnya. Harta benda yang dia miliki dikatakannya sudah cukup.
Hal itu diungkapkan ke Neng Salma, penjual nasi uduk yang kini memulasi usaha ceker mercon. Awalnya, Kang Dedi menanyakan soal usaha ceker mercon yang mulai digeluti Neng Salma.
Dia menanyakan 1 kilogram terdiri dari berapa ceker ayam. Waktu itu Neng Salma menjawab tidak tahu. Karena tidak pernah menghitung.
“Harus dihitung kalau dagang. Gimana hitung untungnya,” kata Kang Dedi melalui kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, dikutip Suara Denpasar, Minggu (18/12/2022).
Politikus Partai Golkar ini pun menegaskan, berdagang jangan dikira-kira. Harus ada hitungan yang matang.
“Kecuali bapak, kalau bapak mah tidak ada perhitungannya,” aku Dedi Mulyadi.
Bapak tiga anak ini pun mengungkapkan mengapa dia sudah tidak menghitung lagi soal pemasukan dan pengeluarannya. Sebab, apa yang dia miliki saat ini sudah cukup.
“Ngapain dicatat. Karena kebutuhan dirinya sudah selesai. Rumah sudah punya, kendaraan sudah punya,” terang dia.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 18 Desember 2022, Kehidupan Virgo Bagaikan Mimpi Buruk
Tak berhenti di sana, Kang Dedi Mulyadi mengaku sebagai mantan wakil bupati dan bupati Purwakarta, dia juga masih mendapat uang pensiun.
“Pensiunan bupati masih ada, Rp1,5 juta (per bulan),” aku dia.
Tidak itu saja, ke depan setelah berhenti dari anggota DPR RI, Kang Dedi juga berhak mendapat uang pensiun. Sebagaimana diketahui, uang pensiun anggota DPR RI sebesar Rp2,52 juta per bulan, atau 60 persen dari gaji pokok yang besarnya Rp4,2 juta.
“Nanti pensiunan DPR,” terangnya.
Apalagi dia hidup di desa, Kang Dedi Mulyadi juga memiliki sawah, kebun, hingga kolam ikan. Dia menyatakan, dari kelapa, cabai, ketumbar, daun salam, daun sereh, ayam banyak, sapi dan domba ada, bahkan gula merah tinggal nyadap Yang tidak punya hanya garam.
“Urusan pribadinya udah selesai. Makanya ada rezeki ya kasih orang, ada rezeki kasih orang,” papar dia.
Berangkat dari situ, Kang Dedi Mulyadi berpesan ke Neng Salma agar menghitung dalam berdagang. (*)
Berita Terkait
-
Viral! Neng Anne Angkut Kasur yang Jadi Saksi Bisu Kemesraan dengan Kang Dedi
-
Dari 2.500 Video Di Youtube 'Kang Dedi Mulyadi Channel' Ini Video yang Paling Banyak Ditonton, Seram Sih Kalau Kang Dedi Mulyadi Saat Marah
-
Belum Resmi Cerai, Kang Dedi Mulyadi Menggoda Wanita Ini dengan Pujian: Siapa Namanya Ibu Cantik..
-
Lupakan Sejenak Gugatan Cerai Ambu Anne, Kang Dedi Mulyadi Nikmati Moment Piala Dunia, Begini Prediksinya
-
Tersesat di Kebun Teh, Ibu-Ibu Antre Mau Temani Kang Dedi Mulyadi Hingga Betah Gak Mau Pulang
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam