/
Rabu, 21 Desember 2022 | 04:30 WIB
Ilustrasi anak dan orang tua (Antara)

Suara Denpasar -  Anak merupakan anugerah yang diberikan Tuhan kepada setiap umatnya. Ketika anak baru lahir, pasti keluarga dan sahabat ramai membicarakan si bayi mirip siapa.

Faktor yang ada pada ayah dan ibu menentukan si kecil akan mirip ayahnya atau ibunya.

Seperti dikutip Suara Denpasar dari  Dailymail.co.uk, Professor Fernando Pardo-Manuel de Villena, University of North Carolina School of Medicine mengatakan, meski ayah dan ibu menyumbang peranan dalam kondisi fisik dan kecerdasan anak, tapi sebagian besar perkembangan anak  secara bawaan lebih banyak dipengaruhi oleh genetik ayah.

Sebagian besar mutasi genetik dipengaruhi oleh DNA ayah. Mutasi genetik inilah yang akan menjadikan "Siapa Anak" juga "Seperti Apa Karakter Anak" yang berbeda dibandingkan dengan anak-anak lainnya.

Wajah/Paras 50% Ayah 50% Ibu

Kulit: kalau orang tuamu hitam, tidak mungkin akan melahirkan anak yang putih; kalau satu putih satu hitam, mungkin akan melahirkan anak yang berkulit "tengah".

Bentuk mata: bentuk mata anak, besar kecilnya diturunkan oleh orangtuanya. Kalau salah satunya bermata besar, kemungkinan anaknya bermata besar sangatlah memungkinkan.

Kelopak mata estetik: kelopak mata estetik jelas diturunkan dari orangtua. Orang tua yang Kelopak mata tunggal dan estetik salah satunya kemungkinan akan melahirkan anak yang berkelopak mata estetik. Tapi kalau kedua orang tuanya berkelopak mata tunggal, maka anaknya juga akan demikian.

Warna mata : warna mata juga diturunkan oleh orangtua. Kalau orang tuanya salah satu bermata biru dan bermata hitam, anaknya tidak akan memiliki mata berwarna biru.

Baca Juga: Peringkat dan Prestasi 3 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Ini Melejit di Tahun 2022

Sifat 70% Dari Ayah

Sifat dari ayah akan diturunkan ke anaknya. Pengaruh dari ayah lebih besar dari pengaruhnya ibu.

Kecerdasan 50-60% dari Ibu

Berdasarkan penelitian, kepintaran yang diturunkan 50-60% itu adalah dari kepintaran sang ibu. Kalau ibu kamu pintar, anak yang dilahirkan juga akan pintar, apalagi kalau anak itu adalah laki – laki.

Salah satu alasannya adalah, kepintaran manusia dikarenakan kromosom X dalam DNAnya. Wanita memiliki 2 Kromosom X, Salah satu alasannya adalah, kepintaran manusia dikarenakan kromosom X dalam DNAnya. Wanita memiliki 2 Kromosom X, sedangkan pria hanya memiliki 1 kromosom X, karena itu kepintaran yang diturunkan ibu sangatlah penting.

Kepintaran seorang anak laki – laki dilihat dari ibunya. Jadi, kalau kamu:

1. Adalah laki – laki, kalau kamu merasa kurang dalam IQ, kamu harus menikahi perempuan yang pintar.

2. Kalau kamu wanita, dan kamu merasa kamu kurang dalam IQ,… berusahalah melahirkan anak perempuan.

ketika satu perempuan kenal dengan laki-laki yang pintar, kemungkinan kepintaran ayahnya adalah 0% (meskipun papanya pintar, itu tidak mempengaruhi IQ-nya), kalau ibunya pintar kemungkinan diturunkan adalah 100%. Kalau kamu ingin menikahi pria yang pintar, berhati – hatilah dengan ibunya, karena ibunya mungkin orang yang perhitungan. (Rizal/*)

Load More