Suara Denpasar - Anak merupakan anugerah yang diberikan Tuhan kepada setiap umatnya. Ketika anak baru lahir, pasti keluarga dan sahabat ramai membicarakan si bayi mirip siapa.
Faktor yang ada pada ayah dan ibu menentukan si kecil akan mirip ayahnya atau ibunya.
Seperti dikutip Suara Denpasar dari Dailymail.co.uk, Professor Fernando Pardo-Manuel de Villena, University of North Carolina School of Medicine mengatakan, meski ayah dan ibu menyumbang peranan dalam kondisi fisik dan kecerdasan anak, tapi sebagian besar perkembangan anak secara bawaan lebih banyak dipengaruhi oleh genetik ayah.
Sebagian besar mutasi genetik dipengaruhi oleh DNA ayah. Mutasi genetik inilah yang akan menjadikan "Siapa Anak" juga "Seperti Apa Karakter Anak" yang berbeda dibandingkan dengan anak-anak lainnya.
Wajah/Paras 50% Ayah 50% Ibu
Kulit: kalau orang tuamu hitam, tidak mungkin akan melahirkan anak yang putih; kalau satu putih satu hitam, mungkin akan melahirkan anak yang berkulit "tengah".
Bentuk mata: bentuk mata anak, besar kecilnya diturunkan oleh orangtuanya. Kalau salah satunya bermata besar, kemungkinan anaknya bermata besar sangatlah memungkinkan.
Kelopak mata estetik: kelopak mata estetik jelas diturunkan dari orangtua. Orang tua yang Kelopak mata tunggal dan estetik salah satunya kemungkinan akan melahirkan anak yang berkelopak mata estetik. Tapi kalau kedua orang tuanya berkelopak mata tunggal, maka anaknya juga akan demikian.
Warna mata : warna mata juga diturunkan oleh orangtua. Kalau orang tuanya salah satu bermata biru dan bermata hitam, anaknya tidak akan memiliki mata berwarna biru.
Baca Juga: Peringkat dan Prestasi 3 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Ini Melejit di Tahun 2022
Sifat 70% Dari Ayah
Sifat dari ayah akan diturunkan ke anaknya. Pengaruh dari ayah lebih besar dari pengaruhnya ibu.
Kecerdasan 50-60% dari Ibu
Berdasarkan penelitian, kepintaran yang diturunkan 50-60% itu adalah dari kepintaran sang ibu. Kalau ibu kamu pintar, anak yang dilahirkan juga akan pintar, apalagi kalau anak itu adalah laki – laki.
Salah satu alasannya adalah, kepintaran manusia dikarenakan kromosom X dalam DNAnya. Wanita memiliki 2 Kromosom X, Salah satu alasannya adalah, kepintaran manusia dikarenakan kromosom X dalam DNAnya. Wanita memiliki 2 Kromosom X, sedangkan pria hanya memiliki 1 kromosom X, karena itu kepintaran yang diturunkan ibu sangatlah penting.
Kepintaran seorang anak laki – laki dilihat dari ibunya. Jadi, kalau kamu:
1. Adalah laki – laki, kalau kamu merasa kurang dalam IQ, kamu harus menikahi perempuan yang pintar.
2. Kalau kamu wanita, dan kamu merasa kamu kurang dalam IQ,… berusahalah melahirkan anak perempuan.
ketika satu perempuan kenal dengan laki-laki yang pintar, kemungkinan kepintaran ayahnya adalah 0% (meskipun papanya pintar, itu tidak mempengaruhi IQ-nya), kalau ibunya pintar kemungkinan diturunkan adalah 100%. Kalau kamu ingin menikahi pria yang pintar, berhati – hatilah dengan ibunya, karena ibunya mungkin orang yang perhitungan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?