Suara Denpasar - Juara? Lawan Kamboja, Shin Tae yong Kirim Sinyal Hapus Kutukan Runner-up 6x Timnas Indonesia di Piala AFF 2022.
Timnas Indonesia akan menghadapi Kamboja pada pertandingan pertama Piala AFF grup A di Stadion Gelora Bung Karno pada 23 Desember, 2022.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong memberikan komentar sebelum menghadapi Kamboja, ia menegaskan jika menargetkan tim garuda menjadi juara.
"Target saat ini adalah juara di Piala AFF. Memang targetnya kali ini Indonesia harus menjadi juara sekarang" Kata Shin Tae-yong dilansir suara.com, Selasa (20/12/2022).
Shin Tae yong seakan mengirim sinyal akan mengakhiri kutukan Runner-up Timnas Indonesia yang cuma berhasil duduk di posisi runner-up pada enam edisi piala AFF yakni 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
Dalam sela sela latihan skuad Timnas Indonesia di Senayan, Shin Tae mengatakan jika para pemainnya sudah siap untuk berjuang di Piala AFF 2022 meskipun dirinya mengaku belum tahu kekuatan lawannya.
“Untuk latihan kami siap 100 persen, tapi untuk pertandingan saya belum tahu karena kami belum tahu kekuatan dan kelemahan tim lawan,” lanjutnya.
Namun, Shin Tae yong mengatakan jika ia akan melakukan analisa ketika tim lain yang satu grup dengan Indonesia bertanding.
“Tapi, jadwal pertandingan kami yang belakangan dibanding tim lain membuat kami dapat menganalisa tim lawan sebelum bermain.” ucap eks pelatih Timnas Korsel itu.
Baca Juga: Mengenal TOS-1, Artileri Roket yang Menjadi Momok di Perang Russia-Ukraina
Seperti diketahui, Dalam pertandingan lain pada 20 Desember 2022, Thailand menghadapi Brunei Darussalam dan Kamboja melawan Filipina.
Dua laga tersebut tampaknya akan menjadi analisa bagi Shin Tae yong untuk mengukur kekuatan dan kelemahan lawan. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?