Suara Denpasar - Bali hingga saat ini masih menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Bali terkenal salah satunya karena keragaman budaya dan adat istiadat yang masih melekat pada setiap masyarakatnya.
Bali yang terdiri dari 8 kabupaten dan satu kota ini juga memiliki beragam tradisi unik yang menarik untuk diketahui, baik itu bagi wisatawan maupun masyarakat itu sendiri.
Berikut tim Suaradenpasar.com merangkum 3 tradisi unik yang ada di Bali, salah satunya mesbes bangke atau mencabik mayat.
1. Pemakaman di Desa Trunyan
Di Desa Trunyan, Kintamani, Bangli akan ditemukan tradisi yang cukup unik. Pasalnya di desa tersebut orang yang sudah meninggal tubuhnya tidak akan dikubur maupun diaben (bakar) seperti pada umumnya.
Di Desa Trunyan, orang yang meninggal tubuhnya atau jasadnya diletakkan di bawah pohon menyan.
Jasad diletakkan langsung di atas tanah tanpa penguburan dan hanya dipagari dengan bambu (ancak saji) untuk terhindar dari binatang atau hewan liar.
Uniknya lagi, meski tanpa penguburan, mayat orang meninggal ini tidak berbau busuk sama sekali.
Baca Juga: Rincian Harta Kekayaan Kasatpol PP DKI Arifin, Punya Tanah Tersebar di Jakarta-Tangerang
Sementara untuk tulang belulang yang tersisa nantinya akan diletakkan di sebuah areal dikawasan tersebut.
2. Nikah Massal
Secara umum, pernikahan di Bali biasanya digelar secara pribadi atau sendiri-sendiri, namun di satu desa yang ada di Kabupaten Bangli ada tradisi unik yakni nikah massal.
Nikah massal ini ada di Desa Pengotan, Bangli yang dilangsungkan di Pura Penataran Agung desa setempat.
Nikah massal mungkin asing didengar, karena kegiatan atau upacara massal yang kerap dilakukan masyarakat di Bali diantaranya ngaben dan juga metatah massal.
Upacara nikah massal di Desa Pengotan ini merupakan tradisi yang hingga kini masih dijalankan masyarakatnya dan bukan semata-mata untuk menekan biaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health
-
Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Rayakan Ulang Tahun ke-50, Franchise Gundam Wing Siapkan Proyek Visual Baru
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi