Suara Denpasar - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengingatkan para pemimpin partai politik agar tidak mengkambinghitamkan istana jelang pemilu 2024.
Hal tersebut karena banyaknya tuduhan yang mengatakan ada intervensi istana atau Jokowi sehingga beberapa partai politik tidak lolos menjadi anggota kontestasi pemilu 2024 mendatang.
"Ini repotnya urusan lolos dan tidaknya peserta pemilu tahun 2024, itu kan sebetulnya urusan KPU. Urusannya KPU itu, tapi yang dituduh-tuduh, karena tidak lolos langsung nunjuk-nunjuk, itu istana ikut campur, kekuatan besar ikut campur, kekuatan besar intervensi," ujar Jokowi dikutip melalui Instagram resmi Presiden Jokowi, Jumat, (23/12/2024).
Jokowi mengatakan bahwa lembaga KPU adalah lembaga yang independen sehingga siapapun tidak dapat mengintervensi kerja-kerja KPU.
"Saya gak ngerti apa-apa masalahnya. Ini kan total 100 persen urusan KPU, bukan urusan siapa-siapa, KPU itu independen, tidak bisa yang namanya kita itu ikut-ikutan, mengintervensi apa lagi, gak ada," tambahnya.
Selain itu Jokowi mengingat agar para pemimpin partai tidak menuduh-nuduh istana apabila ada partai-partai yang gagal berkoalisi untuk memenangkan kontestasi pemilu 2024.
"Yang saya takutkan nanti kalau ada yang gagal koalisi. Gagal koalisi nanti yang dituduh istana lagi, padahal kita itu kan ngak ngerti koalisi antar partai, antar ketua partai yang ketemu, tapi yang paling enak itu memang mengkambinghitamkan, menuduh presiden, Jokowi, istana, paling enak itu," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan tuduhan itu biasanya apabila ada tokoh yang ambisi untuk memiliki kendaraan agar bisa dicalonkan tetapi partainya gagal berkoalisi.
"Ada orang atau tokoh yang ingin sekali dapat kendaraan supaya bisa mencalonkan, ternyata tidak bisa. Tuduh lagi, presiden itu ikut-ikutan, istana ikut-ikutan, kekuatan besar ikut-ikutan, lah urusannya apa dengan saya," pungkas Jokowi. (*/Dinda)
Baca Juga: Buronan KPK Kena Dobel Kasus, Kali Ini Bupati Mamberamo Ricky Ham Pagawak jadi Tersangka TPPU
Berita Terkait
-
Menteri dari NasDem Bakal Kena Depak Jokowi? Gus Choi: Silakan Saja Maunya Apa
-
'Sudah Saya Bisiki' Jokowi Sentil Heru Budi di Depan Mata Masalah Banjir Jakarta
-
Cuma Puan yang Punya Kendaraan, Gus Choi Sebut Sindiran Jokowi Tak Hanya ke Anies: Untuk Semua Kandidat Capres
-
Ikut Jokowi Resmikan Bendungan Ciawi-Sukamahi, Heru Budi: Bukti Pemerintah Serius Tangani Banjir Jakarta
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 1819 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 1819 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Tak Berkutik! Ini Wajah Komplotan Sadis Penyekap dan Penyiksa Lansia di Cileungsi Bogor
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp136 Miliar Untuk Korban Bencana di Sumatera
-
BRI Dirikan Posko Mudik BRImo di 5 Rest Area Tol JakartaJawa untuk Lebaran 2026
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Dukung Kelancaran Hari Raya, BRI Hadirkan Posko Mudik BRImo 2026
-
Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran