Suara Denpasar - Tampaknya tutup tahun 2022 ini pekerjaan rumah (PR) penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali masih banyak.
Salah satunya adalah kasus dugaan penyimpangan dana Sumbangan Pengembangan Institusi atau SPI di Universitas Udayana.
Update terbaru, selain sudah memeriksa Rektor Universitas Udayana, penyidik Kejaksaan Tinggi masih setia menunggu jadwal dari ahli yang akan memberikan masukan terkait kasus ini.
Ahli itu kabarnya dari akademisi juga yang akan ditanya seputar SPI, berikut alurnya.
Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Bali A Luga Harlianto yang dikonfirmasi denpasar.suara.com, Sabtu 24 Desember 2022 mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi yang sebelumnya mangkir.
Untuk diketahui, ada 20 saksi yang sempat tidak datang saat pemanggilan sebelumnya. "Saat ini ahli dan penyidik berkoordinasi untuk menentukan waktu pemintaan keterangan," katanya singkat.
"Segala perkembangan tentang alat bukti termasuk pemeriksaan saksi nanti pada waktunya akan disampaikan. Penyidik terus secara optimal mengupayakan alat bukti untuk membuat terang peristiwa pidana yg terjadi dan dari sana menentukan tersangka," imbuhnya.
Sebelumnya, Luga juga mengatakan bahwa penyidik Kejati Bali sedang menunggu hasil audit terkait kerugian negara. Di mana audit ini penting untuk menetapkan calon tersangka nantinya. ***
Baca Juga: Dua Kali! Rektor Unud Diperiksa Kejati Bali, Terkait Sumbangan Pembangunan Institusi (SPI)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting