Suara Denpasar - Dedi Mulyadi akhirnya bertemu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Purwakarta Jaya Pranolo alias Pak Jaya di Kantor Desa Cijunti, Kecamatan Campaka.
Demikian, dalam pertemuan itu Kang Dedi, sapaan Dedi Mulyadi tak menyinggung soal dana bagi hasil ke desa yang sempat disebut menjadi hutangnya seperti dituduhkan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Sebab, semua itu sudah diklarifikasi oleh Sekda Purwakarta menyatakan tunggakan dana bagi hasil itu adalah hutang daerah dan nantinya dibayarkan oleh daerah.
Pada kesempatan itu, Kang Dedi datang bertemu Kepala Desa Cijunti Apih Rohata sembari membawa ahli IT.
Tujuannya untuk membantu desa menjadi smart village yang ujungnya diharapkan bisa menyesejahterakan warga sekitar.
Mantan bupati Purwakarta dua periode itu siap menjadi konsultan bayangan untuk Desa Cijunti, bahkan ikut membiayai dari pribadinya untuk desa ini.
Nantinya lewat Smart Village akan terintegrasi berapa jalan pabrik berikut karyawan yang kebutuhan pangannya bisa dipasok oleh warga desa.
"Berapa butuh telor," kata Kang Dedi dalam kanal Youtubenya kepada Apih Rohanta seperti dikutip denpasar.suara.com, Minggu 25 Desember 2022.
Nantinya semua kebutuhan itu akan ketahuan dan terintegrasi ke warga sebagai pemasok.
Baca Juga: Pemain Sinetron Audi Marissa Dulu Rayakan Idul Fitri, Kini Natalan "Happy Christmas'
Menariknya, di sela-sela obrolan mereka. Kang Dedi melihat ada seorang wartawan yang datang.
Dia pun menanyakan maksud kedatangan dan asal media. Wartawan itu mengaku kawan lama dari Kepala Desa Apih Rohanta dan datang untuk sekadar ngopi-ngopi.
Kang Dedi yang penasaran langsung menanyakan ke Apih Rohanta jika setiap hari ada sepuluh wartawan yang datang. Artinya ada sepuluh kopi yang disiapkan.
Dan, untuk amplopnya? "Kalau tamu ke desa setiap hari sepuluh, seorang dikasih Rp 50 ribu. Artinya Rp 500 ribu, posnya nggak ada kan?" tanya Kang Dedi.
Nah, jika posnya tidak ada. Maka, umumnya kepala desa akan menyiasati dengan melakukan penyimpangan anggaran.
Hal ini yang kerap menjerat kepala desa. Untuk itu, Kang Dedi meminta Apih Rohanta berhati-hati dalam menggunakan anggaran. Jika tidak ada posnya, lebih baik tidak dilayani.
"Dampaknya, banyak kepala desa yang maladministrasi. Cuman kepala desanya nggak mau ngomong, siep (diam)," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Beri Komentar Pedas Soal Penataan Desa yang Berantakan, Kecuali Bali 'Pejabatnya Tak Mengerti Lingkungan'
-
Kang Dedi Mulyadi Sampai Kapok Digosipkan soal Perempuan, Sampai Lakukan Ini di Bali Agar Tak Dijodohkan
-
Kang Dedi Mulyadi Ingin Jemput Pasangan, Sosok Ini yang Disarankan Netizen, Mirip Banget Sama Anne Ratna Mustika
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta
-
3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Redmi K90 Ultra Resmi Buka Pre-Order: HP Snapdragon 8 Elite dan Kipas Pendingin Aktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah
-
Hearts2Hearts Rayakan Manisnya Kebersamaan di Lagu Comeback, Lemon Tang