Suara Denpasar- Djajang Nurdjaman sebagai pelatih Persikabo 1973, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kedalaman skuadnya yang masih jauh dari para kontestan lain di Liga 1.
Karena itulah, pada jeda kompetisi Liga 1 2022/2023 akan dimanfaatkan mantan pelatih Persib Bandung tersebut membenahi kedalaman skuadnya khususnya pada sektor penyerang.
Apalagi Persikabo 1973 juga kehilangan striker andalannya yakni Dimas Drajad yang mengalami cedera panjang, sehingga Djanur sapaan akrab Djajang ingin mendatangkan pemain anyar pada bursa transfer paruh musim.
Bisa dikatakan tanpa adanya Dimas Drajad, Persikabo 1973 mengalami paceklik goal, dan berusaha memperbaiki hal tersebut dengan mendatangkan pemain baru.
"Menghadapi putaran kedua, jujur materi kami skuat kami paling boleh dikatakan dalam bursa market juga paling bawah," ungkap Djanur.
"Tapi untuk mencari pemain kelas 1, saya rasa tidak ada lagi karena sudah di-keep sama klub lain," tambah pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut, setelah laga Persikabo 1973 vs Persib.
Djanur juga menambahkan bahwa dia juga mencari stok pemain berposisi sebagai bek sayap kiri dan kanan karena dia merasa bahwa pada posisi tersebut stok pemainnya cukup terbatas.
"Depan kami akan rekrut striker, karena tidak adanya Dimas kehilangan ketajaman dan itu sangat terasa sekali," ungkap pelatih Djanur.
"Kami kehilangan juga di posisi bek kiri kanan, terlihat jelas di setiap pertandingan selalu berubah-ubah, karena pilihannya sangat terbatas," Tambah Eks Pelatih Persib tersebut.
Baca Juga: Hari Ini 18 Tahun Tsunami Aceh, Lokasi Kuburan Massal Sirion Jadi Pusat Peringatan
Djanur juga menjelaskan bahwa komposisi pemain asing yang dimiliki oleh Persikabo 1973 akan dipertahankan pada paruh musim ini.
"Kelihatannya kalaupun ada penambahan 1 atau 2 pemain, saya rasa gak bisa ambil dari klub lain. Apalagi pemain asingnya sudah kami putuskan tidak ada perubahan seperti itu, kalaupun ada perubahan di pemain lokal, tapi nyarinya sulit, pemain level 1 ke Persikabo," kata Djanur.
Seperti diketahui bahwa putaran pertama Liga 1 baru saja selesai, dan klub-klub saat ini memiliki waktu 3 pekan untuk berbenah diri sebelum kompetisi dilanjutkan pada pertengahan Januari 2023 mendatang.
PT. LIB sudah merencanakan bahwa putaran kedua Liga 1 akan dilaksanakan setelah perhelatan Piala AFF selesai tepatnya 14 Januari 2023. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
3.243 Kasus Kriminal Terungkap dalam Operasi Pekat Musi 2026, Apa yang Terjadi di Sumsel?
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
-
Jadwal Imsak Jakarta 3 Maret 2026: Catat Jam Sahur Sebelum Terlambat, Lengkap dengan Doa
-
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kontingen Anggar Arab Saudi dan Qatar Tak Bisa Pulang dari Jakarta
-
Catat! Jadwal Imsak dan Waktu Puasa Bandar Lampung Selasa, 3 Maret 2026
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Jadwal Imsak 3 Maret 2026 dan Waktu Maghribnya
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
45 Tahun PTBA: Dari Jantung Tanjung Enim, Transformasi Energi dan Sinergi untuk Negeri Terus Menguat
-
5 Fakta Ngeri Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Gondola Apartemen Surabaya
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual