Suara Denpasar – Berikan skor tipis kontra Kamboja, ketum PSSI Iwan Bule bela Penggawa Garuda: yang penting menang dulu.
Setelah berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor tipis 2-1, Penggawa Garuda akan bermain kontra Brunei Darussalam.
Pertandingan kontra Brunei Darussalam akan dilakukan di Stadion KLFA, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Senin, 26 Desember 2022.
Yang paling penting, Timnas Indonesia membawa pulang 3 poin dari pertandingan perdananya sebagai bekal untuk lolos grup A.
Seperti dikemukakan ketua umum PSSI Iwan Bule bahwa kemenangan yang dilakukan kontra Kamboja baru pembuka.
Melalui situs resmi federasi PSSI Iwan Bule mengungkapkan hal penting terhadap Penggawa Garuda, atas skor tipis yang dibawa pulang.
Ungkapan itu sebagai jawaban atas kekecewaan warganet yang dituliskan melalui kolom komentar Instagram @affmitsubishielectriccup.
Pada laga pembuka Piala AFF 2022 Jum’at lalu (23/12), Timnas Indonesia memulai pertandingannya sebagai tuan rumah kontra Kamboja.
Egy Maulana Vikri mencetak gol perdana dengan sangat apik, melalui assist yang dilancarkan Pratama Arhan dari sisi kiri gawang lawan.
Baca Juga: Kasus Prank KDRT Naik Penyidikan, Tim Youtube Baim Wong Dicecar 31 Pertanyaan
Dilanjutkan oleh gol kedua yang diciptakan oleh Witan Sulaeman melalui assist yang diberikan oleh pemain muda Marselino Ferdinan.
Walaupun kedua pemain abroad Timnas Indonesia itu memberikan gol terbaiknya, mereka tetap dihujat warganet melalui media sosial.
Warganet mengatakan bahwa permainan Timnas Indonesia secara keseluruhan, tidak dapat dinikmati dengan baik oleh penonton.
Dari mulai passing yang selalu meleset dan tidak dapat dipertahankan, hingga finishing duo abroad Egy Maulana Vikri hingga Witan Sulaeman.
Hal itu menjadikan Iwan Bule harus mengatakan sesuatu atas apa yang dibacanya melalui media sosial, tentang anak-anak asuh Shin Tae Yong.
“Yang penting kita menang dulu dan meraih tiga poin. Perjalanan masih panjang dan wajib kembali memenangkan laga selanjutnya,” kata Iwan Bule.
Selanjutnya Timnas Indonesia akan melawan Thailand pada tanggal 29 Desember 2022 di Stadion Utama GBK.
Dan akan bertemu dengan Filipina pada tanggal 2 Januari 2023, di Stadion Rizal Memorial, Manila. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Brunei Darussalam Pernah Bungkam Timnas Indonesia, Dua Kali
-
Rekan Shin Tae-yong Sudah Kantongi Kelemahan Vietnam, Timnas Indonesia Diuntungkan?
-
Berbeda dengan Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan Dapatkan Pujian dari Warganet saat Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2022
-
Siap-siap, Saham Garuda Indonesia Bisa Diperdagangkan Kembali
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan