Suara Denpasar- Persib Bandung mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir di Liga 1 musim 22/23.
Tujuh kemenangan dan dua hasil imbang menjadi raihan positif tim berjuluk Maung Bandung tersebut.
Tiga kemenangan diraih Persib Bandung sebelum jeda kompetisi, sementara sisanya mereka raih selama sistem bubble putaran pertama Liga 1 22/23.
Sehingga total 23 poin berhasil mereka kumpulkan dari sembilan pertandingan terakhir dan sebanyak 14 poin di antaranya mereka raih selama kompetisi menggunakan sistem bubble.
Bek tengah senior Maung Bandung Achmad Jufriyanto mengaku sangat bersyukur atas capaian timnya tersebut.
Ia berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga berakhirnya kompetisi nanti.
“Enam pertandingan selama sistem bubble sangat kami syukuri. Kami berharap akan terus menjaga hasil positif ini di putaran kedua,,” ujar pria yang hangat disapa Jupe itu dikutip melalui situs resmi Persib.
Rentetan hasil positif ini berhasil diraih tidak terlepas dari kerja keras dan motivasi tinggi dari seluruh penggawa Pangeran Biru.
Hal ini lah yang diharapkan Jupe dapat terus berlanjut di sisa pertandingan musim ini.
“Semangat yang sama, dengan attitude yang sama, motivasi yang sama, sehingga ini tidak jadi antiklimaks saat kompetisi berjalan,” katanya.
Mengenai target di akhir musim, Jupe menegaskan tidak ada target khusus untuk menatap sisa laga yang ada.
Ia lebih memilih berfokus pada pertandingan demi pertandingan agar bisa selalu tampil maksimal dan dapat memberikan yang terbaik.
“Kami fokus game by game. Jadi fokus satu pertandingan layaknya final. Kami memaksimalkan setiap pertandingan. Tapi memang targetnya kami fokus di pertandingan ke pertandingan untuk dapatkan hasil maksimalnya,” tuturnya.
Terakhir kali Persib Bandung menderita kekalahan adalah pada saat dihajar PSM Makassar 1-5 di Stadion B.J. Habibie pada 29 Agustus lalu.
Persib Bandung di akhir putaran pertama Liga 1 musim 22/23 berhasil menduduki peringkat kelima dengan perolehan 30 poin.
Ini merupakan capaian yang luar biasa bagi Ciro Alves dkk mengingat mereka sempat ‘terseok-seok’ di awal musim dengan rentetan hasil buruk yang dideritanya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Dicoret dari Skuad Piala AFF 2022, Winger Shin Tae yong Menuju 2 Tim Liga 1, Persebaya & Barito Berebut, Persib Tak Tertarik Lagi?
-
Deal! Sosok Rp1,74 Miliar Eks PSIS Semarang Menuju PSS, Septian David Maulana Merapat ke Persib Bandung?
-
Welcome to Persib! Bobotoh Ramai-ramai Sambut Kedatangan Septian David Maulana, Resmi Dilepas PSIS?
-
Victor Igbonefo Nikmati Peran Jadi Striker Persib: Saya Harus Seperti Drogba!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas