Suara Denpasar - Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) obyek wisata di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, ramai dikunjungi para turis mancanegara maupun domestik.
Kunjungan wisatawan mulai melonjak sejak tanggal 20 Desember 2022 dan jumlahnya pun sekitar dua ribu per hari,"Kalau kita rata-ratakan hampir dua ribu per hari. Mulai melonjak itu sekitar tanggal 20 Desember 2022," kata Nyoman Kariawan selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Wisata Nusa Penida, Selasa (27/12).
Ia menerangkan, bila hari normal kunjungan wisatawan hanya sekitar 1000 atau 1.200 orang per hari. Kemudian, untuk wisatawan yang berlibur ke Nusa Penida, didominasi warga asing dari Australia, India, Eropa, dan juga domestik.
"Didominasi wisatawan mancanegara Australia, India, Eropa, dan juga lokal kita, domestik," imbuhnya.
Tingginya kunjungan wisatawan ke Nusa Penida, menurutnya sudah menyamai tingkat kunjungan wisatawan sebelum Pandemi Covid-19 yang per hari mencapai dua ribu orang,"Kalau kita lihat tahun yang lalu sebelum Pandemi Covid-19, itu hampir sama dengan sekarang dua ribu per hari," jelasnya.
Meningkatnya jumlah wisatawan ke obyek wisata Nusa Penida, juga membuat okupansi hotel atau keterisian kamar hotel meningkat dan mencapai sekitar 60 persen, bila pada hari biasa hanya sekitar 20 dan 30 persen.
"Okupansi hotel sekitar 60 persen, karena sekarang banyak bungalow-bungalow di Nusa Penida. Jadi beda dengan dulu sebelum Pandemi Covid-19. Jadi mereka terbagi. Kalau hari biasa 20 sampai 30 persen," ungkapnya.
Selain itu, untuk puncak kunjungan wisatawan ke Nusa Penida diperkirakan pada akhir tahun atau antara tanggal 30 dan 31 Desember 2022 yang diprediksi mencapai 2.500 hingga 3000 wisatawan berlibur di Nusa Penida,"Perkiraan saya kalau lihat trendnya antara 2.500 sampai 3 ribu per hari," ujarnya. (*)
Baca Juga: Terjebak Macet di Canggu, Pengendara di Bali Sampai Bisa Ngopi di Atas Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Orang Jadi Tersangka Kasus Kematian Pria di Area PT APN Labura
-
American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka