Suara Denpasar - Koordinator Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Bali, I Nyoman Gede Wiryajaya
memprediksi bahwa tahun baru 2023 akan berpotensi hujan.
Ia menyebutkan, pada malam pergantian tahun ada kemungkinan besar berpotensi hujan. Hal itu, disebabkan karena wilayah Bali masih masuk musim hujan, tetapi untuk prediksi yang akurat akan diukur tiga hari sebelum pergantian tahun dan nantinya di wilayah mana saja Bali yang akan turun hujan.
"Jadi secara umum hujan tapi untuk prediksi akurasinya tinggi, kita selalu memberikan (informasi) tiga hari kedepan dan tahun baru seminggu lagi, kita lihat secara umum dan
klimatologi, iya (masuk) musim hujan," kata
Wiryajaya, saat dihubungi Senin (26/12).
Ia menerangkan, bahwa secara umum di wilayah Bali masih masuk musim hujan dan puncaknya curah hujan terjadi pada Bulan Januari 2023.
"Kemungkinan besar hujan. Tapi nanti akan diberikan (informasi) akurat lagi untuk tiga hari kedepannya, sebelum tahun baru. Sehingga akurasinya semakin baik jadi semakin panjang akurasinya semakin kecil (tingkat akurasinya) semakin dekat perkiraan kita, akurasinya semakin tinggi," ujarnya. (*).
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN