Suara Denpasar- CLBK ke PSIS Semarang? Wallace Cotsa Kirim Sinyal Kembali ke Liga 1, Panser Biru & Snex Penuh Harap.
Memutuskan mendepak Wallcae Costa dengan memasukkan Alie Sesay, PSIS Semarang pada awal musim 2022/2023 lalu sudah sempat mendapat banyak kritik dari supporternya.
Pasalnya, Wallace Costa selama bersama PSIS Semarang dinilai menjadi bek tanggung yang mampu menjelma sebagai keran gol di tengah krisis gol yang dhasilkan striker PSIS Semarang.
Pemian yang brposisi sebagai bek tengah ini hanya kalah satu gol dengan Jonathan Cantillana yang mencetak 7 gol dalam 26 laga.
Wallace Costa tercatat mencetak 6 gol dalam 28 laga musim lalu dan masuk dalam jajaran top skor PSIS Semarang pada musim 2021/2022 lalu.
Kini setelah tanpa klub selama setangah musim lamanya, Wallace Costa mengirim sinyal kembali ke Liga 1.
Hal ini terlihat dari unggahan di Instagram pribadinya sejak beberapa hari lalu.
Wallace Costa nampak membagikan kenangan saat ia masih membela PSIS Semarang.
Jauh sebelumnya, Wallace Costa juga sempat menuliskan bawa diirnya akan kembali pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.
Baca Juga: Mendag Zulhas: Stok dan Harga Bapok di Lampung Terpantau Stabil Jelang Tahun Baru 2023
“ Putaran ke 2 bisa main lagi, tungguin aja,” tulis Wallace Costa Kamis 8 September 2022 lalu.
Tentu dengan unggahan-unggahan terbaru Wallace Costa tersebut, Panser Biru dan Snex menaruh harapan kepada pemain berusia 36 tahun itu bisa kembali membela PSIS Semarang.
“Comeback to @psisfcofficial Capt,” tulis @ichsanderip.
“Welcome back PSIS cap,” lanjut @dickyniell.
“Balik Semarang capt membutuhkanmu tenan ki,” tulis @nurilla.baim34.
“Welcome back Cotsa, PSIS butuh dirimu Yoh,” lanjut @nur.fandyclalusetia.
Mungkinkah Wallace Cotsa akan CLBK dengan PSIS Semarang? Terlebih, penggantinya yakni Alie Sesay sudah dipastikn tidak akan memperkuat Laskar Mahesa Jenar diputaran kedua.
Hal itu disampakan oleh CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi beberapa bulan lalu di kanal YouTube pribadinya dalam acara sarasehan bersama supporter. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Kena Prank, Ernando Ari Perpanjang Kontrak di Persebaya Surabaya, Dikira Pindah
-
Tegas! Sosok Rp3,04 Miliar Pemain Incaran PSIS Semarang Tepis Isu Transfer, Panser Biru & Snex Kecewa?
-
Daftar 11 Pemain Terbaik Liga 1, Persib Bandung Dominasi, Diikuti Persis Solo, PSIS Semarang, Persija dan Arema FC
-
Pupus! Persib Bandung Pasrah? Bos PSIS Semarang Fix Ikat Pemain Rp1,30 miliar, Reuni Timnas Indonesia Asian Games 2022 Batal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan