Suara Denpasar - Dua bek PSIS Semarang telah meninggal Laskar Mahesa Jenar usai di masa jeda kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Keduanya adalah Alie Sesay dan Frendi Saputra. Kepergian rekan Alfeandra Dewangga itu bukan hal baru.
Alie Sesay dianggap tidak memenuhi ekspektasi yang dibutuhkan PSIS. Sementara Frendi Saputra telah sejak lama menghapus nama klub Mahesa Jenar dari bio Instagram-nya.
Keduanya pun telah kembali ke kampung halamannya. Frendi Saputra balik ke Lampung dan Alie Sesay balik ke negaranya.
PSIS Semarang sendiri belum secara resmi melepas dua rekan Alfeandra Dewangga itu. Namun Frendi Saputra sudah pamit.
"Ketulusan tidak berbentuk kata-kata.
Ketulusan adalah diam dan perbuatan," tulis Fendi Saputra melalui unggahan Instagram @frendisaputra72
Unggahan pemain yang Hampir 5 musim di PSIS Semarang, dari rekan pesepakbola lainnya.
"Succes selalu frend," tulis @joko_ribowo yang merupakan akun mantan kiper PSIS Semarang.
Ditambah lagi kata-kata dari Fredyan Wahyu Ucil yang menuliskan "Sukses selalu bison @frendisaputra72. Dimanapun berada. Seng arepa menguasai wes ben di sapu karo sing gawe urip," tulis @fredyanwahyusugiyantoro.
Baca Juga: YouTube Rewind Indonesia 2022: Pecah dan Penuh Haru
Dalam ucapanya, pemain senior PSIS Semarang Hari Nur Yulianto juga mengunggah foto bersama Frendi Saputra saat berada di Bandara dan memberikan ucapan selamat.
Sementara itu, Bek PSIS Semarang lainnya, Dewangga juga mengucapkan salam perpisahan melalui instastory Instagram pribadinya.
"Suksess capt seng tenang ben di atasi cah cah," kata Dewangga. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Di Bandara, PSIS Semarang dan Frendi Saputra Pisah Jalan, Kapten OTW Klub Promosi Dewa United?
-
Teken Kontrak Baru, Fredyan Wahyu Tetap Berseragam PSIS Semarang
-
Laris Manis! Tak Hanya Arema FC, Pemain PSIS Semarang Jonathan Cantillana juga Diincar Klub Ini
-
Fabrizio Romanovan Kode 2 Punggawa Asing PSIS Semarang Out, Ali Sesay dan Jonathan Cantillana Cabut
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?