Suara Denpasar - Salah satu bek PSIS Semarang dikabarkan merapat menuju klub asal Sulawesi Selatan, PSM Makassar, dia adalah Wahyu Prasetyo
Kabar tersebut datang dari Indo Transfer melalui cuitan di Twitternya yang mengatakan bahwa pemain PSIS Semarang berusia 24 tahun tersebut tengah menjadi incaran PSM.
“RUMOURS! PSM dikabarkan tertarik datangkan bek lokal PSIS, Wahyu Prasetyo (24) untuk putaran kedua Liga 1 2022/23,” tulisnya lewat akun Twitter @Indostransfer.
Selain Wahyu Prasetyo, pemain lokal lainnya yang dirumorkan hengkang dari PSIS Semarang adalah Septian David Maulana.
Belakangan ini Pemain berusia 26 tahun itu tengah dikaitkan dengan berita kepindahannya ke klub asal Jawa Barat, Persib Bandung.
Bahkan menurut kabar terbaru yang disampaikan melalui Instagram Story Gosip Bola, Persib Bandung dikabarkan telah menjalin kesepakatan dengan salah satu pemain lokal incarannya.
“Persib sudah done deal dengan salah satu pemain lokal incarannya. Lets see,” tulis media dengan nama akun Instagram @gozipbola itu.
Meskipun begitu, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi beberapa hari lalu sempat mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menjual Septian David Maulana.
Ia pun memastikan bahwa Septian David akan tetap bertahan bersama Tim Panser Biru.
Baca Juga: Sebut Adanya Perbedaan Pemerintahan yang Jomplang, AHY lagi-lagi Bandingkan Era Jokowi dengan SBY
“Septian David Maulana adalah salah satu pemain penting di PSIS. Saya pastikan Septian David not for sale dan stay blu. Blue PSIS tentu saja,” kata Yoyok yang dikutip dari cuitan Twitter @Indotransfer.
Sekedar informasi, Septian David Maulana telah lama absen dari skuad PSIS Semarang.
Ia mengalami cedera lutut sejak akhir musim 21/22 lalu yang membuatnya harus menepi dengan waktu yang cukup lama.
Saat ini Septian David masih dalam tahap pemulihan dan sudah terlihat bergabung latihan dengan tim PSIS.
Ia pun diharapkan sudah pulih saat putaran kedua Liga 1 22/23 bergulir.
Septian David telah membela PSIS Semarang sejak musim 2018 lalu dan telah mengoleksi 8 gol serta 10 assists dari 61 penampilan di semua kompetisi. (Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
-
Jawaban Untuk Persib? Winger PSIS Semarang Septian David Maulana : Tidak Perlu Jadi Ambisius
-
Terbaru, Mabes Polri Rampung Cek Kelayakan Stadion GBLA Markas Persib Bandung, Layak Dijadikan Kandang Liga 1?
-
PSIS Semarang Cuci Gudang? 5 Pemain Ini Dikabarkan Hengkang, PSM Hingga Dewa United Siap Tampung
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial