Suara Denpasar - Buff dan Nerf merupakan suatu hal yang biasa terjadi pada game moba seperti Mobile Legends.
Apabila kita berbicara mengenai Hero di Mobile Legends, Nerf maupun buff adalah hal yang memang selalu terjadi dengan bertujuan untuk membuat Hero tersebut terpakai maupun mengurangi kekuatan dari Hero yang MLBB.
Tapi tahukan kalian bahwa ada satu hero yang paling merasakan kesialan karena selalu terkena nerf sepanjang tahun 2022.
Yap Faramis merupakan Hero yang paling sering terkena nerf dari Moonton. Hal tersebut bisa dilihat sejak awal revamp di bulan Juli 2022.
Ketika awal revamp tersebut, Faramis merupakan Hero yang memiliki kemampuan ultimate yang cukup mengerikan.
Dan selama itu juga, Moonton selalu berusaha mengurangi kekuatan Hero Mobile Legends tersebut dengan melakukan nerf di damage dan ultimatenya.
Perlu diketahui bahwa Faramis adalah Hero yang paling mendominasi sejak bulan Juni sampai November 2022 seperti yang dikutip dari Tiktok MLBB.
Hal itu bisa dilihat ketika banyak pro player Mobile Legend di pro scene seperti MPL dan lainnya menggunakan Hero tersebut sebagai andalan.
Karena terlalu kuat pada bagian ultimatenya, akhirnya Moonton melakukan gerakan kontroversial yang dimana melakukan nerf parah kepada ultimate Faramis.
Baca Juga: Terjang Banjir, Kereta Api Tujuan Stasiun Surabaya Pasar Turi Tetap Lewat Jalur Utara
Setelah terkena nerf, teman disekitar faramis tidak akan mendapatkan efek ulti dari Faramis lagi apabila keluar dari lingkarannya.
Karen nerf tersebut, sekarang banyak Hero yang bisa melawan Faramis seperti Akai dengan mengacaukan formasi Faramis.
Selain itu, Faramis sekarang ultimatenya tidak bisa dikombinasikan dengan hero-hero lincah seperti Ling, Lancelot, ataupun Claude.
Walaupun juga Faramis diberikan buff pada atributnya ketika sebelum terkena nerf, tapi tetap tidak bisa mengembalikan Faramis sebagai Hero Mobile Legends prioritas seperti dulu. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku