Suara Denpasar- Manajemen Bali United memang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam mendatangkan pemain baru.
Setelah Willian Pacheco resmi keluar dari Bali United, manajemen Serdadu Tridatu bergerak cepat dengan mendatangkan pemain baru untuk memperkuat lini belakang yakni Wellington Carvalho.
Welington Carvalho merupakan pemain jebolan Fluminense, tim yang bermain di Liga tertinggi Brasil dan salah satu tim besar di Brasil.
Welington Carvalho bakal memakai nomor punggung 34, nomor punggung tersebut merupakan nomor punggung yang dia pakai sejak meniti karir sebagai pesepakbola.
Menurut Yabes Tanuri, tim pelatih menilai Wellington Carvalho merupakan pemain yang cocok dengan komposisi tim dan kriteria untuk melengkapi poros yang ditinggalkan Pacheco.
“Semoga Wellington Carvalho dapat beradaptasi dengan mudah di tim Serdadu Tridatu dan bisa memberikan kontribusi yang baik bagi Bali United,” kata Yabes Tanuri dilangsir dari situs resmi Bali United.
Untuk Wellington Carvalho, pengalaman bermain untuk Bali United akan menjadi pengalaman pertamanya bermain untuk klub di luar Brasil.
Berikut merupakan Profil dari Wellington Carvalho, pemain eks Fluminense yang menggantikan posisi Pacheco Dilini belakang serdadu tridatu.
Nama: Wellington Carvalho
Baca Juga: Siapa Sebenarnya Ibu Eny? Depresi di Rumah Mewah, Ternyata Gelarnya Tak Main-main
TTL: 15 Februari 1993 (30 tahun)
Tinggi: 1,85 meter
Posisi: Center Back
Karier Tim Nasional: Timnas Brasil U-20
Klub yang pernah dibela:
1. Fluminense U-20
Berita Terkait
-
Perkuat Lini Tengah Jelang Paruh Kedua Liga 1, Bali United Panggil Pulang Eks Punggawanya Dari Tim Sultan
-
Dilepas Tim Sultan, Sandi Sute Reuni dengan Eks Tim Juara Liga 1 2018, Siapa Saja Mereka?
-
Willian Pacheco Resmi Akhiri Kebersamaan 4 Tahun dengan Bali United
-
Ditinggal Willian Pacheco, Bali United Rekrut Eks Punggawa Timnas Brasil U-20, Siapa Dia?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?
-
Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung