Suara Denpasar - Nama La Nyalla Mahmud Mattalitti sudah tidak asing terdengar di telinga para pecinta sepak bola Indonesia.
Ia pernah mewarnai persepakbolaan Indonesia pada periode tahun 2011 hingga 2016 dengan menjabat sebagai Ketua Umum PSSI-KPSI periode 2011-2013, Wakil Ketua Umum PSSI periode 2013-2015 dan Ketua Umum PSSI dari tahun 2015 hingga 2016.
Dilansir melalui La Nyalla Center, Ketua Umum Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur Ahmad Riyadh mengaku pihaknya beserta seluruh pengurus Asprov PSSI Jatim sudah memantapkan diri mengusung La Nyalla sebagai Calon Ketua Umum PSSI.
Menurut dia, sosok La Nyalla sangat layak untuk memimpin kembali induk organisasi sepak bola tertinggi Indonesia itu.
“Saya rasa cocok La Nyalla sangat layak menjadi Ketua Umum PSSI. Komitmen beliau terhadap perkembangan sepak bola tidak perlu lagi diragukan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Ahmad Riyadh juga menilai La Nyalla dapat membangkitkan sepak bola Indonesia.
“Beliau ini sosok yang bisa membawa sepak bola Indonesia on the track. Ia memiliki kapasitas untuk memperbaiki sepak bola Indonesia agar bisa lebih bersih dan berprestasi,” katanya.
La Nyalla Mattalitti terlihat hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menyaksikan laga leg pertama semifinal Piala AFF 2022 antara Indonesia melawan Vietnam.
Ahmad Riyadh pun mengaku senang dengan kehadiran La Nyalla di SUGBK itu untuk mendukung langsung tim nasional Indonesia.
Baca Juga: Kepergok Mandi di WC SPBU, Tiga Anak Gadis di OKU Sumsel Disekap
“Sangat senang saya melihat beliau kembali ke stadion. Merinding lihatnya. Saya rindu sosok beliau. Dan saya rasa insan sepakbola tanah air juga merindukan kiprahnya untuk mengangkat kembali sepak bola Indonesia,” tuturnya.
La Nyalla sendiri mengaku siap lahir batin ketika ditanya mengenai dukungan Asprov Jatim kepada dirinya di SUGBK.
“Kalau masyarakat sepak bola dan para voter masih ingin saya kembali, tentu saya siap lahir dan batin,” kata La Nyalla.
Menurut surat pemberitahuan yang dikirimkan PSSI kepada FIFA tertanggal 31 Oktober 2022, Kongres Biasa PSSI akan berlangsung pada hari ini, Sabtu (7/1), sedangkan untuk Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI akan berlangsung pada 18 Maret mendatang.
Pelaksanaan kongres ini merupakan buntut dari Tragedi Kanjuruhan yang melahirkan poin-poin rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) kepada PSSI untuk melakukan pembenahan secara total. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Ketum PSSI: Timnas Indonesia Harus Berjuang Ekstra Keras di Vietnam
-
5 Pemain Keturunan yang Tolak Panggilan Timnas Indonesia, No.4 Dirumorkan Gabung Manchester United
-
Kronologi Dugaan Pengrusakan Koreo Suporter Timnas Indonesia oleh Paspampres Jelang Semifinal Piala AFF, PSSI Diseret, Tribun Utara Dikosongkan?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Jejak Dejan Antonic di Persita Tangerang, Lawan Semen Padang FC Akhir Pekan Ini
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Pesulap Merah Akui Poligami, Istri Keduanya Ratu Rizky Nabila
-
Pegawai Program MBG Langsung Diangkat Jadi PPPK, Jangan Sampai Guru Pengabdi Lama Tersisih
-
Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra, Bomber Timnas Indonesia yang Siap Taklukkan Cuaca Panas
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Penduduk Miskin di Riau Bertambah, Terbesar dari Perdesaan
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Mauro Zijlstra Bicara Soal Adaptasi Usai Gabung Persija Jakarta
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF