Suara Denpasar - Aturan Berubah, Persib Bandung Masih Bisa Main di AFC! Ini Syaratnya, Bobotoh Wajib Tahu.
Persib Bandung berhasil menjadi runner-up Liga 1 2021/2022 dan berharap dapat menjadi wakil Indonesia di kompetisi AFC musim 2023/2024.
Namun sayang, impian Persib Bandung untuk berlaga di event tersebut tampaknya harus pupus, mengingat kemarin Kamis (12/1/2023), Exco PSSI telah memutuskan beberapa poin hasil rapat mereka perihal kelanjutkan sepak bola Indonesia.
Hal ini tentu membuat kecewa para penggemar Persib Bandung, bobotoh, yang sudah menantikan klub favorit mereka dapat berlaga di event tersebut.
Salah satu dari hasil rapat Exco PSSI pada Kamis kemarin adalah Indonesia hanya akan mengirim satu klub perwakilan untuk kompetisi AFC musim 2023/2024.
"Sementara untuk wakil Indonesia di kompetisi AFC musim 2023/2024, PSSI akan menggelar play-off yang diikuti oleh juara Liga 1 2021/2022 versus juara Liga 1 2022/2023," tulis rilis resmi PSSI yang dilansir dari pssi.org.
Mengingat, Persib Bandung hanya berstatus sebagai runner up dan bukan juara, dapat dipastikan kali ini Pangeran Biru tidak dapat bermain di kompetisi sepak bola se-Asia itu.
Meski aturan berubah, tampaknya Persib Bandung masih dapat bermain di kompetisi AFC. Apakah syaratnya? Bobotoh harus tahu.
Namun bukan di musim 2023/204, melainkan di event selanjutnya. Dengan syarat, Persib Bandung harus menjadi juara Liga 1 2022/2023 yang sedang berlangsung saat ini.
Baca Juga: Terungkap Bagaimana Para Penipu Online Memburu Bisnis UMKM
Sebagaimana diketahui dari laman PT LIB, hingga akhir paruh musim Liga 1 2022/2023, Persib Bandung menempati posisi ke-4 klasemen sementara dengan perolehan 33 poin.
Posisi pertama ditempati oleh PSM Makassar dengan 34 poin.
Jika Persib Bandung ingin mengikuti AFC musim selanjunya, mereka harus menggeser posisi PSM Makassar, Bali United, dan Madura United dari puncak papan klasemen. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Stefano Lilipaly Tertawakan Hasil Rapat Exco PSSI Terbaru, Eks Persija Marko Simic Nimbrung, "Yang Penting Main TikTok guys"
-
3 Alasan Persib Bandung Bisa Juara BRI Liga 1 2022/23 bersama Luis Milla
-
3 Faktor yang Bisa Bikin PSM Makassar Melempem di Putaran Kedua BRI Liga 1 2022/23
-
Tambah Kekuatan Lini Belakang, PSIS Semarang Pinjam Bayu Fiqri dari Persib Bandung
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Padang Pariaman Gelar Pacu Kudo Usai Lebaran Idul Fitri 2026, Ini Lokasinya
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?