Suara Denpasar – Arema FC saat ini menjadi salah satu tim yang belum memastikan venue yang akan digunakan dalam home untuk lanjutan BRI Liga 1 2022/2023.
Pasalnya, Arema FC yang dilarang bermain di Stadion Kanjuruhan Malang dan harus bermain jauh dari Kota Malang atau sekitar 250 kilometer.
Kondisi itu membuat tim berjuluk Singo Edan itu belum memiliki home base untuk menjamu para lawannya di putaran kedua.
Sempat akan menjadikan Stadion Jatidiri Semarang yang juga markas PSIS Semarang, namun ditolak oleh Panser Biru.
PSIS Semarang fans itu menjadi pihak keempat yang memberikan penolakan terhadap Arema FC.
Sebelumnya Arema FC ditolak saat akan menggunakan Stadion Moch Soebroto, Magelang. Begitu pula saat saat akan menunjuk salah satu stadion di Bali dan ketiga Stadion Sultan Agung, Bantul.
Penolakan dilakukan dengan alasan menjaga soliditas sesama suporter sepakbola, khususnya bagi mereka yang menjadi korban saat Tragedi Kanjuruhan Malang.
Selain kesulitan menjadi home base, Arema FC kini kembali menjadi pihak yang disudutkan setelah Liga 2 dan Liga dihentikan.
Para netizen menyebut akun Instagram resmi Arema FC dengan menuliskan komentar yang menyudutkan menumpahkan kesalahan untuk Singo Edan.
Baca Juga: Jakpro Bakal Bentuk Panitia Pelaksana Formula E Akhir Bulan Ini, Begini Kriterianya
“Gara" tim mu semua kena imbasnya save liga 2 dan 3,” kata @bima_*** dalam kolom komentar unggah sesi latihan pemain Arema FC, Rabu (11/1/2023).
Tidak hanya akun dengan nama pribadi, akun dengan nama suporter klub serta penggemar sepakbola pun menambahkan komentar yang menyudutkan Arema FC.
“Nyuruh tim lain empati tapi tim sendiri tidak punya empati pada tim lain,” tulis @liga3jateng.id
“Gak punya malu. Sudah menyebabkan 135 nyawa melayang. Masih hahahihi main sepakbola.
"Yang terbaru liga 2 dan 3 dihentikan karna Ulah mu. Masih gak sadar?,” tulis akun @psm_ta.
Tidak berhenti di sana, akun dengan nama @aremaiswonderful juga tidak memberikan dukungan terhadap Arema FC. Ia justru menyarankan agar tim Singo edan ditolak di seluruh Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Nasib STY Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Final Piala AFF, Yoyok Sukawi: Menolak Kalau Shin Tae-yong Harus Mundur
-
Arema FC Vs Borneo FC Resmi Ditunda, Belum Ada Markas Jadi Kendala Singo Edan?
-
Tinggalkan PSIS, Yoyok Sukawi Bongkar Kompensasi Lepas Alie Sesay: Jonathan Cantillana Masih di BRI Liga 1
-
Breaking News! PSIS Semarang Resmi Lepas Jonathan Cantillana dan Alie Sesay
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK